Beredar video di media sosial (Medsos) menggambarkan situasi pedestrian Kayutangan Heritage, Kota Malang kotor dan kurang terawat. Unggahan tersebut lantas memicu beragam komentar dari netizen dan wisatawan.
Dalam video berdurasi singkat yang diunggah akun TikTok @lintas_malangraya, terlihat pedestrian Kayutangan tampak meninggalkan noda berwarna gelap yang tidak indah dilihat. Tak hanya itu, dalam narasi video juga disampaikan ada bau menyengat ketika melintas di dekat tempat sampah.
"Mimin dapat kiriman dari temen Sidoarjo yang abis jalan-jalan di Kayutangan Heritage. Terus dia cerita kalau pedestrian sekarang kotor dan beberapa spot dekat tempat sampah bau menyengat. Saat mimin cek, ternyata memang betul kotor dan bau, terutama dekat tempat sampah," isi keterangan dalam postingan tersebut dikutip detikJatim, Minggu (23/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situ, detikJatim datang ke Kayutangan Heritage untuk melihat kondisi Pedestrian di kawasan tersebut. Pantauan di lokasi, terlihat beberapa spot trotoar Kayutangan Heritage memang terlihat terdapat noda kotor yang membuat trotoar nampak kumuh.
Kondisi tersebut disayangkan oleh sejumlah wisatawan yang datang ke Kayutangan Heritage. Salah satu pengunjung asal Surabaya, Reza, mengaku cukup prihatin dengan kondisi trotoar yang terlihat kumuh.
Menurutnya, kebersihan Kayutangan Heritage sebagai salah satu jujukan pelancong perlu mendapatkan perhatian serius. Supaya wisatawan yang datang bisa merasa lebih nyaman.
"Ya cukup disayangkan aja. Padahal konsep bangunannya sudah bagus dan Instagramable banget. Tapi kalau kotor dan bau sampah begini. Jadi yang lewat kurang nyaman," ungkap Reza.
Hal senada disampaikan oleh Yudha asal Gresik. Ia menyebut kondisi trotoar yang kotor akan membuat daya tarik Kayutangan Heritage turun.
"Sayang banget kalau kotor, harusnya disiapkan petugas buat membersihkan itu yang dekat (tempat) sampah," kata dia.
