Sempat Padam, 2 Titik Api Terdeteksi Muncul Lagi di Arjuno-Welirang

Sempat Padam, 2 Titik Api Terdeteksi Muncul Lagi di Arjuno-Welirang

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 23 Agu 2026 16:45 WIB
Helikopter water bombing yang mendarat di Sumberbrantas, Kota Batu
Helikopter water bombing yang mendarat di Sumberbrantas, Kota Batu. (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Kota Batu -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang kembali terdeteksi setelah sebelumnya sempat mereda. Kini upaya pemadaman lewat darat maupun udara tengah berlangsung.

Berdasarkan informasi terbaru dari UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, titik api (hotspot) kembali terpantau sejak Sabtu (22/8/2026) sore. Sampai saat ini terdeteksi ada dua titik hotspot.

"Informasi awal munculnya api lagi itu didapat kemarin sore. Saat ini kami mencatat ada dua titik hotspot utama," ungkap Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini saat dihubungi detikJatim melalui sambungan telepon, Minggu (23/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tyas, sapaan akrabnya menambahkan, dua titik api tersebut terfokus di kawasan Gunung Arjuno. Tepatnya berada di jalur menuju Puncak Gunung Arjuno serta wilayah Lapangan Kotak.

Guna mengantisipasi penyebaran yang lebih meluas, tim gabungan dari UPT Tahura Raden Soerjo, Polhut, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga relawan langsung mengerahkan upaya pemadaman secara intensif baik melalui jalur darat maupun udara.

ADVERTISEMENT

"Kami sekarang masih konsentrasi penanganan, baik dari darat maupun udara menggunakan water bombing," terang Tyas.

"Helikopter pengangkut air telah dikerahkan dan melakukan pengambilan air (water scooping) di area Kota Batu (Brakseng) sebanyak 8 kali, sebelum bergeser ke area Kaliandra," imbuhnya.

Sementara itu, untuk penanganan di jalur darat, sebanyak 47 personel gabungan telah diterjunkan langsung ke titik-titik lokasi api untuk melakukan pemadaman manual serta pembuatan sekat bakar.

Sebelumnya, berdasarkan data awal, area terdampak kebakaran periode 18-21 Agustus 2026 di kawasan Tahura Raden Soerjo ini seluas 146,85 Hektare (Ha). Dengan rincian, 144,05 hektare berada di RKW 03 Pasuruan, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen dan 2,80 hektare di RKW 04 Batu, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads