Pilihan Sulit Saleh Saat Api Melahap KMP Mutiara Sentosa

Pilihan Sulit Saleh Saat Api Melahap KMP Mutiara Sentosa

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 22:00 WIB
M Saleh, penumpang selamat KM Mutiara Sentosa
M Saleh, penumpang selamat KM Mutiara Sentosa (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Muhammad Saleh, mengungkapkan detik-detik mencekam saat api membakar KM Mutiara Sentosa. Ia dan bersama penumpang lainnya terjun ke laut, namun tak sedikit juga memilih bertahan di atas kapal saat api mulai menyebar.

Saleh mengaku saat kejadian berada di bagian paling depan kapal, tepat di sekitar haluan. Kepulan asap hitam dan kobaran api terus membesar, sementara para penumpang diliputi kebingungan untuk menentukan langkah penyelamatan.

"Jadi itu kapal kan sudah berhenti. Kita mau loncat, kita ragu-ragu juga karena masih ketinggian," ujarnya di depan Gapura Surya Nusantara (GSN), Selasa (4/08).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Saleh, situasi semakin genting ketika api mulai menjalar hingga membakar tali jangkar di sisi kanan kapal. Namun, sebagian penumpang masih belum berani melompat ke laut.

ADVERTISEMENT

"Tali jangkarnya itu terbakar yang sebelah kanan, belum loncat. Pas terbakar lagi selingnya itu, belum loncat juga. Jadi terbakar lagi tali yang sebelah kiri," katanya.

Saleh baru benar-benar terjun ke laut ketika panas api semakin mendekat. Bahkan, ia mengaku bukan melompat atas kemauannya sendiri, melainkan terdorong oleh penumpang lain yang juga berusaha menyelamatkan diri.

Apalagi saat itu, ia juga tak kebagian pelampung. Namun karena dorongan bertahan, ia akhirnya melompat ke laut dan berpegangan dengan jeriken hingga akhirnya diberi pelampung oleh seseorang.

"Karena kepanasan. Karena saya didorong," tutur pria asal Jeneponto itu.

Setelah jatuh ke laut, Saleh berenang menjauhi kapal yang masih terbakar. Sekitar 10 meter dari lokasi, ia bertemu seorang penumpang yang membawa kambing dan tidak mampu berenang. Meski baru saja menyelamatkan diri, Saleh memilih membantu penumpang tersebut hingga berhasil mencapai kapal penyelamat.

Dalam kesaksiannya, Saleh juga menggambarkan suasana di atas kapal yang dipenuhi kepanikan. Sejumlah penumpang berusaha turun menggunakan tali, sementara sebagian lainnya bertahan karena takut melompat dari ketinggian. Kondisi itu diperparah oleh panas api yang terus membesar hingga akhirnya memaksa mereka terjun ke laut demi menyelamatkan nyawa.

Sebelumnya, KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar hebat pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Nakhoda kapal sempat melaporkan insiden tersebut kepada pemilik kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), sebelum akhirnya komunikasi terputus total.

Kantor SAR Surabaya bersama Syahbandar Tanjung Perak dan unsur SAR gabungan langsung mengerahkan operasi penyelamatan darurat usai menerima laporan tersebut.

Berdasarkan data manifes resmi Polairud Polda Jatim, kapal tersebut mengangkut total 232 orang, yang terdiri 219 orang sopir dan kernet, dan 13 orang penumpang dewasa

Selain membawa ratusan penumpang, kapal juga mengangkut 181 unit kendaraan yang meliputi sepeda motor, mobil pribadi, truk sedang, truk besar, tronton, hingga satu unit alat berat.

Akibat tragedi ini sebanyak 5 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 227 penumpang lainnya selamat dan telah berhasil dievakuasi seluruhnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads