Rumah Warga yang tetiba Roboh di Ponorogo Masih Baru Dibangun

Rumah Warga yang tetiba Roboh di Ponorogo Masih Baru Dibangun

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 12:00 WIB
Rumah ambruk di Ponorogo
Rumah ambruk di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim
Ponorogo -

Rumah yang baru dibangun di Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Ponorogo, mendadak roboh. Beruntung, pemilik rumah bernama Kademi yang saat itu berada di dalam rumah berhasil selamat meski bangunan ambruk seketika. Rumah tersebut ternyata berlokasi dekat tambang.

Kepala Desa Nglewan, Suwandi menyebut rumah itu baru dibangun. Namun, ia belum berani menyimpulkan penyebab pasti robohnya rumah tersebut. Meski demikian, ia membenarkan terdapat aktivitas tambang yang berjarak sekitar dua puluh hingga tiga puluh meter dari lokasi rumah.

"Rumah ini masih tergolong baru. Tidak ada angin, tidak ada hujan, kok tiba-tiba roboh. Setelah dicek memang ada tambang sekitar dua sampai tiga meter dari lokasi. Tapi apakah itu penyebabnya atau tidak, saya belum bisa memastikan," kata Suwandi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suwandi menambahkan pemerintah desa akan berupaya mengajukan bantuan bagi Kademi. Selain itu, warga juga akan bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang roboh.

ADVERTISEMENT

"Kami akan berupaya menghubungi PMD untuk mencarikan bantuan. Warga juga akan kerja bakti secepatnya membantu membersihkan lokasi," bebernya.

Tetangga korban, Misradi mengatakan, suara robohnya rumah terdengar sangat keras. Saat kejadian, tidak ada hujan maupun angin yang diduga menjadi pemicu.

"Tahu-tahu rumahnya rubuh. Suaranya keras sekali. Yang punya rumah sempat keluar, untung selamat. Cuma badannya penuh debu," ujar Misradi.

Misradi mengaku belum bisa memastikan penyebab rumah tersebut ambruk. Namun, ia menyebut di sekitar lokasi baru berlangsung aktivitas penambangan sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, suara alat berat dari lokasi tambang kerap terdengar hingga permukiman warga.

"Kalau alat berat itu suaranya memang terasa sampai sini. Soal ada kaitannya dengan rumah roboh atau tidak, kami tidak tahu," ungkapnya.

Peristiwa itu terjadi tanpa didahului hujan maupun angin kencang. Kademi mengaku sempat melihat lampu di rumahnya bergoyang sebelum bangunan tiba-tiba runtuh.

"Saya lihat lampunya goyang-goyang. Saya waktu itu masih duduk di dalam rumah. Tahu-tahu rumahnya ambruk," ujar Kademi kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Meski berada di dalam rumah saat kejadian, Kademi tidak tertimpa reruntuhan. Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab rumahnya roboh. Namun, ia menduga kondisi tanah di sekitar rumah berubah akibat adanya aktivitas penggalian di dekat lokasi.

"Mungkin karena sungainya sering digali atau temboknya agak miring. Sebelumnya tidak ada tanda-tanda sama sekali," katanya.

Usai rumahnya roboh, Kademi untuk sementara mengungsi ke rumah adiknya. Janda yang tinggal seorang diri itu mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang saat bangunannya ambruk.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads