Era AI, Bupati Ipuk Ingatkan Jurnalis Jaga Integritas-Kepercayaan Publik

Eka Rimawati - detikJatim
Kamis, 30 Jul 2026 20:20 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memberikan sambutan dihadapan puluhan wartawan di salah satu hotel di Banyuwangi. (Foto: Eka Rima/detikJatim)
Banyuwangi -

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap insan pers terus meningkatkan profesionalisme, menjaga independensi, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), media memiliki tantangan besar untuk tetap menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya masyarakat.

"AI telah mengubah pola hidup masyarakat dan dunia media menghadapi tantangan baru. Saya berharap perkembangan teknologi ini bukan menjadi gangguan untuk terus berkreasi dan menyampaikan informasi yang benar," ujar Ipuk di hadapan puluhan jurnalis dari berbagai media, Kamis (30/1/2026).

Ia menilai paradigma media saat ini telah begeser, dahulu media yang tercepat menyampaikan informasi dianggap terbaik, kini masyarakat lebih membutuhkan informasi yang akurat dan disajikan secara bertanggung jawab.

"Kalau dulu siapa yang tercepat adalah yang terbaik. Sekarang siapa yang paling akurat akan dipercaya, dan siapa yang paling bertanggung jawab akan menjadi rujukan masyarakat dalam mencari informasi," kata Ipuk.

Tantangan media saat ini bukan hanya derasnya arus informasi, tetapi juga semakin sulitnya mendapatkan perhatian publik. Menurutnya, perhatian masyarakat kini menjadi komoditas yang paling bernilai.

"Hari ini komoditas yang paling mahal bukan lagi minyak atau sumber daya alam lainnya, tetapi perhatian. Banyak individu maupun institusi berlomba-lomba mendapatkan perhatian melalui berbagai konten yang diproduksi," ungkapnya.

Ipuk menggambarkan, kondisi saat ini sebagai sebuah paradoks. Di satu sisi masyarakat dibanjiri informasi dari berbagai platform, bahkan anak-anak pun dengan mudah memperoleh informasi dari konten sederhana. Namun di sisi lain, perhatian publik justru semakin langka, sementara data yang benar dan jujur semakin sulit ditemukan.

"Informasi semakin melimpah, tetapi perhatian masyarakat semakin langka. Data semakin banyak, tetapi data yang jujur justru semakin sulit didapatkan. Ini menjadi tantangan besar bagi teman-teman media, khususnya media siber," ujarnya.

Karena itu, Ipuk menegaskan media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi yang berkualitas, media juga dinilai berkontribusi dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pariwisata, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, pemberitaan yang akurat dan berimbang juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

"Kami selalu mengajak rekan-rekan media untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun Banyuwangi. Kolaborasi ini bukan untuk kepentingan personal, tetapi demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama," pungkas Ipuk.



Simak Video "Video: Ipuk Fiestiandani, Perempuan Inovatif Dalam Layanan Masyarakat"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB