Proyek perbaikan jalan di sejumlah titik Kabupaten Gresik kerap memicu kemacetan. Mengantisipasi kemacetan dampak perbaikan jalan, Satlantas Polres Gresik melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Khususnya pada saat jam padat kendaraan.
Rekayasa lalu lintas dilakukan polisi di beberapa beberapa wilayah rawan kemacetan. Di antaranya simpang tiga terminal Bunder, exit tol Manyar dan jalan Bringkang Menganti.
Jalan Pantura yang mengarah ke Cerme memang sedang dilakukan perbaikan jalan. Polisi pun menerapkan sistem contra flow atau buka tutup jalur selama proyek berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita buat sistem buka tutup, terutama saat kepadatan kendaraan mencapai pintu Tol Kebomas," kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, Rabu (29/7/2026).
Arifin menjelaskan, sistem buka tutup yang dimaksud yakni pengendara dari Gresik menuju Lamongan bisa langsung jalan lurus tanpa harus memutar balik. Sebaliknya, kendaraan Lamongan tidak diperbolehkan berbelok menuju arah Cerme.
"Untuk kendaraan besar, bisa putar balik di area Tol Kebomas. Sedangkan roda dua bisa menggunakan titik di depan SPBU Bunder," jelasnya.
Arifin menambahkan kondisi itu hanya berlaku sementara selama proyek berjalan. Rencananya, proyek peningkatan jalan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus mendatang.
"Untuk mengurangi kemacetan, petugas akan terus disiagakan. Terutama pada pagi dan sore hari," tuturnya.
Tak hanya di Bunder, perbaikan jalan di Exit Tol Manyar dan Jalan Bringkang juga dilakukan rekayasa lalu lintas. Hal itu diharapkan bisa mengurai kemacetan kendaraan.
"Seluruhnya kami lakukan rekayasa lalu lintas, sesuai kondisi di lapangan. Kita juga gunakan beberapa jalur alternatif. Misalnya untuk kendaraan besar, kita arahkan lewat pintu Tol Cerme menuju Belahanrejo agar menghindari kemacetan di Bringkang," pungkas Arifin.
