Bupati Lamongan Temui Keluarga ABK KMN Entok yang Hilang di Laut

Bupati Lamongan Temui Keluarga ABK KMN Entok yang Hilang di Laut

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 22 Jul 2026 17:15 WIB
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menemui keluarga anak buah kapal (ABK) KMN Entok yang hilang kontak saat melaut
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menemui keluarga anak buah kapal (ABK) KMN Entok yang hilang kontak saat melaut (Foto: Dok. Istimewa)
Lamongan -

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menemui keluarga anak buah kapal (ABK) KMN Entok yang hingga kini masih hilang kontak. Dalam pertemuan di wilayah Labuhan, Kecamatan Brondong, Rabu (22/7/2026).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menyerahkan bantuan sekaligus memastikan pemerintah daerah terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Dalam kunjungan tersebut, Pak Yes menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban. Bantuan yang merupakan kolaborasi Dinas Sosial, BPBD, Baznas, dan Korpri Kabupaten Lamongan itu berupa paket sembako serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Entok. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan," kata Pak Yes.

ADVERTISEMENT

Selain bantuan sosial, Pemkab Lamongan juga memastikan perlindungan bagi keluarga nelayan tetap berjalan. Salah satunya melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini telah mencakup sekitar 24 ribu nelayan di Lamongan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja.

Pemkab juga menyiapkan dukungan pendidikan bagi anak-anak keluarga korban melalui Program Beasiswa Perintis agar mereka tetap dapat melanjutkan sekolah di tengah musibah yang dialami keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Pak Yes menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang hingga kini masih terlibat dalam proses pencarian ABK KMN Entok.

Sementara itu, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wahid, mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Ia berharap pemerintah terus mendampingi keluarga korban melalui bantuan sosial, perlindungan sosial, dukungan pendidikan, serta tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam upaya pencarian para ABK yang masih hilang.

Untuk diketahui, KMN Entok dilaporkan hilang kontak sejak berangkat melaut pada 3 Juni 2026. Hingga kini, proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan dengan area penyisiran yang telah diperluas mulai perairan Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads