Dua dari enam korban luka akibat ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, masih menjalani perawatan di RSUD Caruban. Keduanya masih mendapat perawatan intensif.
"Tinggal dua pasien yang masih dirawat," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Caruban, Selly Fitriani, kepada detikJatim, Senin (20/7/2026).
Selly menjelaskan, sebelumnya masih ada lima pasien yang dirawat di RSUD Caruban karena satu korban telah dirujuk ke RSAL Surabaya pada Jumat (17/7) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pasien yang dirujuk, sebagian korban telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik. Ada pula pasien yang memilih melanjutkan perawatan di rumah sakit yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal.
"Ada yang sembuh dan ada yang minta pindah ke RS dekat rumah," jelas Selly.
Saat ini, lanjut Selly, dua pasien yang masih dirawat hanya menjalani perawatan luka.
"Tinggal perawatan luka," tandas Selly.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7).
Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit TNI gugur. Selain itu, enam orang mengalami luka-luka dan sempat menjalani perawatan medis.
