Update 6 Korban Luka Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, 1 Orang Dirujuk

Update 6 Korban Luka Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, 1 Orang Dirujuk

Sugeng Harianto - detikJatim
Sabtu, 18 Jul 2026 10:00 WIB
RSUD Caruban Madiun
RSUD Caruban Madiun. (Foto: Sugeng Hariono/detikJatim)
Madiun -

Satu dari 6 korban luka akibat ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Kecamatan Saradan, Madiun yang menjalani perawatan di RSUD Caruban dirujuk ke RSAL Surabaya. Pasien itu dirujuk pada Jumat (17/7) sore.

Rujukan pasien ini dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Caruban, Selly Fitriani kepada detikJatim, Sabtu (18/7/2026). Menurut Selly perujukan pasien untuk mendapatkan penanganan dokter bedah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang dirujuk ke RSAL satu orang pasien," ujar Selly. "Kemarin dirujuknya."

Menurut Selly, pasien itu dirujuk ke RSAL agar yang bersangkutan mendapat penanganan dari dokter bedah khusus yang belum ada di RSUD Caruban. Dokter bedah yang dibutuhkan, kata dia, yakni dokter bedah digestif untuk menangani pasien yang korban ledakan di Gudang amunisi TNI di jalan raya Madiun-Surabaya Kecamatan Saradan.

ADVERTISEMENT

"Membutuhkan perawatan dokter bedah digestif" tandas Selly.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7).

Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit TNI gugur, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.



(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads