PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan operasional kereta api di jalur yang melintasi kawasan tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, tetap berlangsung normal. Aktivitas penguatan tanggul yang dilakukan di lokasi, dipastikan tidak berdampak pada keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi prasarana perkeretaapian setelah menerima informasi adanya pekerjaan di area tanggul.
"Hasil pemeriksaan petugas di lapangan menunjukkan bahwa kondisi jalur rel, konstruksi jalan rel, maupun prasarana pendukung lainnya tetap dalam kondisi aman dan tidak terdampak. Seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai jadwal operasional," kata Mahendro di Siring Porong, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahendro menjelaskan, aktivitas yang berlangsung di kawasan tanggul merupakan pekerjaan penguatan tanggul oleh PPLS. Dalam prosesnya, alat berat mengeruk material lumpur untuk ditempatkan di bagian atas tanggul sebagai upaya peninggian.
Saat pekerjaan berlangsung, sebagian material lumpur sempat meluber dari bagian atas tanggul. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak mencapai maupun mengganggu jalur rel kereta api.
"Kami memastikan aktivitas tersebut tidak berdampak terhadap operasional kereta api. Jalur rel berada dalam kondisi aman untuk dilalui sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keselamatan perjalanan kereta api yang melintasi kawasan tersebut," ujarnya.
KAI Daop 8 juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan pekerjaan di area tanggul. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar setiap perubahan kondisi di lapangan dapat segera diketahui tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta api.
"Setiap hari, sekitar 48 perjalanan kereta api melintasi jalur di kawasan tanggul Lumpur Lapindo. Jumlah tersebut terdiri atas kereta api jarak jauh, kereta api lokal, hingga kereta api barang," imbuh Mahendro.
Hingga saat ini, seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi normal tanpa pembatasan kecepatan, perubahan pola operasi, maupun penyesuaian jadwal akibat aktivitas penguatan tanggul.
KAI Daop 8 menegaskan keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama. Pemantauan kondisi prasarana dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus, untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.
