Pelaku Pelecehan Seksual di FH UB Ternyata Mahasiswa Berprestasi

Pelaku Pelecehan Seksual di FH UB Ternyata Mahasiswa Berprestasi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 10 Jul 2026 16:45 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Malang -

Sedang heboh dugaan pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Miris, mahasiswa yang diduga melakukan perbuatan ini adalah mahasiswa berprestasi.

Dugaan ini mencuat setelah korban menceritakan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pelaku di medsos. Dalam unggahan di platform media sosial X, akun @tempatsampahub menyebut bahwa pelecehan seksual terjadi dengan menyebar foto dirinya di grup 18+ Telegram.

"20 Mei 2026, akun anonim instagram mengirimkan DM berisikan laporan bahwa foto saya tersebar di grup 18+ telegram, yang disebarluaskan oleh akun'kingcum'," kata @tempatsampahub seperti dilihat detikJatim, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, akun itu turut mengungkap bahwa terduga pelaku merupakan mahasiswa berprestasi (mahawapres) dan pernah mendapatkan beasiswa.

Dalam thread yang dibagikan, tuduhan korban atas dugaan pelecehan seksual dilakukan pelaku bukan tanpa alasan. Pelaku yang diketahui menggunakan nama 'Kingcum' menyebarkan foto-foto yang diambil dari akun media sosial pribadinya lalu disebar ke grup 18+ Telegram.

ADVERTISEMENT

"Setelah diselidiki lebih lanjut, akun 'kingcum' jg memiliki foto-foto paparazi saya saat berada di lingkungan kampus, setelah itu akun anonim tersebut tidak bisa dihubungi kembali," tulis @tempatsampahub dilihat detikJatim, Jumat (10/7/2026).

Upaya korban menelisik siapa Kingcum di dunia nyata akhirnya membuahkan hasil. Dibantu rekannya, akhirnya terungkap siapa Kingcum.

"Saya menindaklajuti dengan mengajukan CCTV kepada pihak kampus untuk melihat siapa yg berjalan di belakang saya pada saat itu. Setelah proses pengajuan dan investigasi bersama pihak kampus, diketahui bahwa orang yg memfoto saya pada saat itu adalah RAS," katanya.

Korban juga mengungkapkan, dirinya telah meminta klarifikasi langsung terhadap RAS dan hasilnya RAS mengakui. Mahasiswa bersangkutan juga mengaku akun Kingcum adalah miliknya.

"Sedih rasanya, kita berteman baik, tidak pernah terpikirkan sedikitpun bahwa kamu akan menggunakan foto saya untuk diobjektivikasi. Perlu waktu lama untuk saya punya keberanian Iagi melangkahkan kaki ke kampus, perlu adaptasi lama untuk saya mengatasi ketakutan ini," ucapnya.

Dekan Fakultas Hukum UB Aan Eko Widiarto angkat bicara mengenai kabar dugaan pelecehan seksual itu. Aan mengakui bahwa pihak fakultas telah mengetahui kabar itu dan tengah melakukan sejumlah langkah penanganan.

Aan mengaku bahwa penanganan awal saat ini telah dilakukan oleh Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) FH Universitas Brawijaya.

"Ternyata kasusnya sudah ditangani oleh BKBH, yang mana BKBH adalah Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum di FH Universitas Brawijaya," ujar Aan saat dikonfirmasi wartawan.

Aan menegaskan, jika Fakultas Hukum mendorong agar dugaan kasus ini diproses secara serius sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya juga menekankan segala bentuk perundungan, kekerasan seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya tidak dapat ditoleransi di lingkungan kampus.

"Pesan saya, agar kasus ini ditindaklanjuti secara tegas. Karena sudah jelas di peraturan menteri," pungkasnya.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads