Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria paruh baya ditemukan tewas tertabrak kereta api di jalur rel wilayah Desa Kanigoro, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026). Korban diduga sengaja merebahkan diri di atas rel sesaat sebelum kereta melintas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB di jalur rel dekat Stasiun Boharan, Krian. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi korban diketahui merupakan warga Kecamatan Taman, Sidoarjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enggal (46) salah satu saksi di lokasi kejadian sempat melihat korban berjalan di tepian rel kereta api di kawasan tersebut. Setelah kereta mendekat, tiba-tiba korban tidur di atas rel kereta api.
"Awalnya dia itu berjalan di atas rel kereta, kemudian tiba-tiba dia tidur di rel kereta api. Akhirnya korban terlindas kereta itu," kata Enggal kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).
Sementara itu saksi lain Slamet (36) menyebut korban diduga sengaja tidur di atas rel saat Kereta Api Dhoho relasi Surabaya-Kertosono-Blitar hendak melintas. Masinis tidak sempat menghentikan laju kereta sehingga korban tertabrak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Warga ini sempat kaget, dikira ada kereta api yang akan melewati dia akan minggir, namun korban malah tidur di atas rel, bahkan kereta api sempat berhenti," kata Slamet.
Insiden itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Kereta yang terlibat juga dilaporkan berhenti beberapa saat di sekitar lokasi setelah kejadian. Petugas dari Polsek Krian bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RS Anwar Medika Krian untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kejadian. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, korban diduga mengalami depresi. Namun dugaan ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.
(ihc/dpe)
