DPRD Surabaya Ajak Pemkot Hadapi Tantangan Global dengan Inovasi

DPRD Surabaya Ajak Pemkot Hadapi Tantangan Global dengan Inovasi

Esti Widiyana - detikJatim
Sabtu, 04 Jul 2026 13:30 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta pemerintah kota terus menghadirkan inovasi dan solusi agar pembangunan tetap berjalan di tengah tantangan fiskal serta dinamika ekonomi global. Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya menyampaikan persoalan, tetapi juga harus mampu menghadirkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.

Fathoni menilai komitmen Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Eri Cahyadi, untuk menjadikan APEKSI sebagai forum solusi bagi pemerintah kota di seluruh Indonesia selaras dengan arah kebijakan dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Kepala daerah tidak bisa hanya mengeluh, menggerutu, atau menyalahkan kebijakan transfer pemerintah pusat ke daerah. Yang dibutuhkan saat ini adalah inovasi dan kolaborasi," kata Fathoni, Sabtu (4/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Fathoni mengapresiasi langkah Eri engajak 98 anggota APEKSI memanfaatkan potensi daerah melalui berbagai inovasi, termasuk skema pembiayaan alternatif seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun obligasi daerah. Menurutnya, langkahinibisa jadi solusi demi menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

Ia menilai gagasan tersebut bukan sekadar konsep, melainkan lahir dari pengalaman Pemerintah Kota Surabaya yang telah menerapkan berbagai inovasi dalam pembangunan dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

"Mas Eri tidak hanya mengajak, tetapi juga memberikan role model. Apa yang beliau sampaikan di forum APEKSI telah dibuktikan melalui berbagai inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Surabaya. Pengalaman itu kemudian dibagikan kepada kota-kota lain melalui transfer of knowledge dan transfer of experience," ujarnya.

Fathoni juga melihat komitmen Eri menjadikan APEKSI sebagai mitra strategis pemerintah pusat sejalan dengan berbagai program prioritas Presiden. Mulai dari penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan, program Makan Bergizi Gratis, hingga penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh program nasional dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.

"Saya melihat komitmen Mas Eri di APEKSI tidak hanya memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas Presiden. Ini merupakan bentuk kepemimpinan yang mengedepankan solusi, bukan sekadar menyampaikan persoalan," jelasnya.

Fathoni berharap semangat kolaborasi dan inovasi yang dibangun melalui APEKSI dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pemerintah kota di Indonesia.

Menurutnya, melalui saling berbagi pengalaman dan inovasi, setiap daerah akan memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.

"Daerah harus terus membangun dengan mindset inovasi dan kolaborasi. Ketika pemerintah kota mampu menghadirkan solusi dan mendukung program prioritas Presiden, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Saya melihat kepemimpinan Mas Eri di APEKSI telah menunjukkan arah itu," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads