Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni memuji gaya Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan dalam bermedia sosial. Ia menilai Luthfie berhasil menghadirkan wajah kepolisian lebih dekat dengan masyarakat.
Menurut Arif Fathoni, di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap berbagai kasus hukum, kehadiran polisi di media sosial menjadi cara efektif menjelaskan proses penegakan hukum secara lebih terbuka. Di mana masyarakat dapat memahami proses dan tantangan yang dihadapi aparat di lapangan.
"Melalui konten yang menghibur tetapi edukatif tersebut, masyarakat bisa memahami lika-liku penindakan hukum, hambatan-hambatan yang dialami oleh penyidik di lapangan dengan hasil yang bagus," kata Fathoni, Minggu (21/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi asal Partai Golkar itu menilai,,keterbukaan informasi dari Kapolrestabes Surabaya dapat membuka ruang partisipasi masyarakat ikut mengawasi kinerja kepolisian. Pengawasan publik menjadi indikator meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap institusi Polri.
"Penggunaan medsos oleh Kapolres itu juga membuka ruang partisipasi publik untuk terus mengawasi kinerja kepolisian. Nah, ketika partisipasi publik untuk mengawasi kinerja kepolisian terjadi itu berarti kecintaan masyarakat terhadap Polri juga mulai meningkat," jelasnya.
Fathoni mengatakan, proses penegakan hukum tidak hanya dilakukan di lapangan. Tetapi dikomunikasikan kepada masyarakat.
"Perkara-perkara yang menjadi atensi publik telah menjadi energi bagi jajaran polisi untuk menjawab rasa keadilan publik dengan penindakan hukum yang progresif, dan disampaikan ke masyarakat melalui konten yang humanis," ujarnya.
Ia berharap pola komunikasi yang dibangun Kapolrestabes Surabaya dapat menjadi contoh bagi instansi vertikal lainnya, khususnya jajaran kepolisian di berbagai daerah.
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi semacam trigger perubahan layanan pada semua instansi vertikal yang ada di Kota Surabaya. Sehingga masyarakat Surabaya benar-benar merasakan sentuhan instrumen negara dalam sendi-sendi kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Langkah yang dilakukan Luthfie diharapkan dapat menginspirasi jajaran kepolisian di berbagai daerah di Indonesia untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan humanis dengan masyarakat.
"Sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, saya tentu mengapresiasi inovasi yang dilakukan Kapolrestabes Surabaya. Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi semua jajaran Polri se-Indonesia dalam melakukan serangkaian tindakan hukum, agar rasa cinta masyarakat terhadap Polri terus mengalami peningkatan," pungkasnya.
