Gontor Siapkan Pendidikan Pesantren Jadi Model Global Lewat GIHES 2026

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 22 Jun 2026 21:50 WIB
Ponpes Gontor (Foto: Istimewa)
Ponorogo -

Menjelang peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, berbagai agenda internasional mulai disiapkan. Salah satunya adalah Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 yang akan mempertemukan tokoh pendidikan Islam, akademisi, dan pengelola pesantren dari berbagai negara.

Forum yang digelar oleh Pondok Modern Darussalam Gontor, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) itu akan berlangsung pada 5-6 September 2026 di Jakarta. Melalui forum tersebut, Gontor ingin memperkenalkan sistem pendidikan pesantren sebagai salah satu model yang dinilai mampu menjawab tantangan pendidikan modern dunia.

Rektor UNIDA Gontor, Prof KH Hamid Fahmi Zarkasyi, mengatakan banyak negara saat ini menghadapi persoalan serius dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi dan informasi tidak selalu berbanding lurus dengan kesiapan mental anak muda dalam menghadapi kehidupan sosial maupun dunia kerja.

"Banyak generasi muda saat ini yang rapuh secara mental. Mereka kesulitan berkolaborasi, tidak memiliki etos kerja yang kuat, lemah dalam aspek leadership atau kepemimpinan, serta minim service orientation atau orientasi pelayanan," ujar Hamid, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, konsep pendidikan holistik sebenarnya telah lama menjadi pembahasan di berbagai negara Barat. Namun, hingga kini belum banyak lembaga pendidikan yang mampu menerapkannya secara utuh.

Menurut Hamid, pesantren memiliki keunggulan karena proses pendidikan berlangsung selama 24 jam. Santri tidak hanya mendapatkan ilmu di dalam kelas, tetapi juga dibentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga kemampuan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami melihat bahwa pendidikan holistik yang sejati itu hanya ada di pesantren. Selama 24 jam penuh santri dibina mentalnya, moralnya, soft skill-nya, leadership-nya, serta berbagai kemampuan lainnya," katanya.

Karena itu, melalui GIHES 2026, Gontor ingin mengangkat pengalaman pendidikan pesantren ke panggung internasional. Hasil-hasil praktik pendidikan yang selama ini diterapkan di pesantren diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem pendidikan di berbagai negara.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal mengajak seluruh unsur pendidikan Islam untuk hadir dan berpartisipasi dalam forum tersebut.

"Saya mengundang dengan hormat seluruh pimpinan pondok pesantren, para pemangku kebijakan pendidikan Islam, lembaga-lembaga Islam, serta para rektor perguruan tinggi Islam untuk menghadiri dan ikut serta secara aktif dalam acara Global Islamic Holistic Education Summit di Jakarta," tutur KH Hasan Abdullah Sahal.

GIHES 2026 menjadi salah satu agenda strategis dalam rangkaian peringatan satu abad Gontor. Forum ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus momentum memperkenalkan model pendidikan pesantren Indonesia kepada masyarakat dunia sebagai sistem yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan ketangguhan generasi muda.



Simak Video "Video: Meriahnya Festival Balon Udara di Ponorogo"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork