Profil KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pemimpin Pondok Darussalam Gontor

Profil KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pemimpin Pondok Darussalam Gontor

Jihan Navira - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 11:50 WIB
Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.
Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. (Foto: Tangkapan Layar)
Ponorogo -

Kabar duka datang dari dunia pendidikan Islam Indonesia. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) periode kelima, Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., wafat pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 12.14 WIB. Almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta, Jawa Tengah.

Putra keempat pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Imam Zarkasyi, tersebut sebelumnya diketahui menderita sakit batu ginjal dan mengalami patah tulang. Kondisi kesehatannya kemudian menurun pasca penanganan medis dan memerlukan perawatan lanjutan. Belakangan, almarhum juga diketahui mengidap penyakit usus buntu, hingga akhirnya wafat.

Kepergian KH Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan seorang istri, tiga orang anak-Jaziela Huwaida, Arif Afandi Zarkasyi, dan Ahmad Zakky Mubarok serta sejumlah cucu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latar Belakang Keluarga

Melansir laman resmi Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Amal Fathullah Zarkasyi lahir di Ponorogo, Jawa Timur, pada 4 November 1949. Ia merupakan putra keempat dari KH Imam Zarkasyi, salah satu dari tiga tokoh Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor bersama KH Ahmad Sahal dan KH Zainuddin Fananie.

Terlahir dari keluarga ulama dan pendidik, Amal Fathullah Zarkasyi tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai keilmuan dan kepondokmodernan. Sejak usia dini, ia telah dipersiapkan untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan Islam, khususnya dalam tradisi pesantren modern Gontor.

ADVERTISEMENT

Riwayat Pendidikan

Pendidikan dasar Amal Fathullah Zarkasyi ditempuh di Sekolah Rakyat Desa Gontor dan lulus pada 1963. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMP Muhammadiyah Jetis dan tamat pada 1965.

Setelah itu, ia menempuh pendidikan keislaman di Kulliyatul Mu'allimin al-Islamiyyah (KMI) Gontor-yang kini dikenal sebagai Pondok Modern Darussalam Gontor-dan lulus pada 1969. Bekal pendidikan tersebut menjadi fondasi kuat bagi perjalanan akademiknya di masa depan.

Merujuk laman resmi PMDG, Amal melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri. Ia meraih gelar Sarjana Muda dari Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG pada 1973, lalu memperoleh gelar Sarjana Perbandingan Agama dari Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 1978.

Pada 1987, Amal menempuh pendidikan magister di Fakultas Darul Ulum, Cairo University, Mesir, dengan konsentrasi Filsafat Islam. Selanjutnya, ia meraih gelar doktor di bidang Aqidah dan Pemikiran Islam dari Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2006. Pada 2017, Amal dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa bidang Dirasat Islam dari Fatoni University, Thailand.

Berikut riwayat pendidikan KH Amal Fathullah Zarkasyi:

  • Sarjana Muda, Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG (1973)
  • Sarjana Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya (1978)
  • Magister Filsafat Islam, Fakultas Darul Ulum Cairo University, Mesir (1987)
  • Doktor Aqidah dan Pemikiran Islam, Universiti Malaya, Malaysia (2006)
  • Guru Besar Ilmu Aqidah, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor (2014)
  • Doktor Honoris Causa Dirasat Islam, Fatoni University, Thailand (2017)

Karier Akademik dan Kepemimpinan

KH Amal Fathullah Zarkasyi mulai mengabdikan diri sebagai guru di KMI Gontor sejak 1969, tepat setelah lulus dari lembaga tersebut. Pengabdiannya di dunia pendidikan pesantren terus berlanjut seiring dengan perjalanan karier akademiknya.

Ia pernah menjabat sebagai dosen di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) Gontor pada 1978-1980 dan menjadi Dekan Fakultas Ushuluddin IPD Gontor selama periode 1988-2000. Selain itu, Amal juga dipercaya sebagai Pembantu Rektor III Institut Studi Islam Darussalam (ISID) pada 1996-2000 dan Pembantu Rektor IV ISID pada 2006-2014.

Pada 2001-2005, ia terlibat sebagai anggota Tim Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dalam proses penyetaraan Madrasah KMI dengan SMA. Puncak karier akademiknya ditandai dengan kepercayaan sebagai Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada periode 2014-2020.

Sejak 2020, Amal Fathullah Zarkasyi mengemban amanah sebagai Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor hingga akhir hayatnya. Salah satu peran pentingnya adalah dalam proses transformasi Institut Studi Islam Darussalam (ISID) menjadi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), yang menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi pesantren di Indonesia.

Berikut ringkasan karier akademik dan kepemimpinan almarhum:

  • Guru KMI Pondok Modern Gontor (sejak 1969)
  • Dosen IPD Gontor (1978-1980)
  • Dekan Fakultas Ushuluddin IPD Gontor (1988-2000)
  • Pembantu Rektor III ISID (1996-2000)
  • Anggota Tim Diknas penyetaraan KMI (2001-2005)
  • Pembantu Rektor IV ISID (2006-2014)
  • Rektor UNIDA Gontor (2014-2020)
  • Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (2020-2026)

Kiprah di Dunia Pesantren

KH Amal Fathullah Zarkasyi dikenal luas sebagai tokoh pejuang pendidikan pesantren. Ia berperan aktif memperjuangkan kesetaraan lulusan Sarjana Muda Gontor dengan lulusan perguruan tinggi di Mesir, sehingga membuka peluang bagi alumni Gontor melanjutkan studi ke jenjang magister.

Sekembalinya ke Indonesia, Amal bersama ribuan kiai dan pemerhati pesantren turut mendorong pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren, baik salaf maupun khalaf. Upaya panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan disahkannya Undang-Undang Pesantren pada 2018, yang menjadi landasan hukum pengakuan negara terhadap pesantren.

Di bidang pendidikan, Amal juga aktif mengembangkan sistem pendidikan mu'allimin, yakni integrasi kurikulum agama dan umum di pesantren. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Mu'adalah, yang berperan dalam koordinasi pesantren mu'adalah di Indonesia sesuai UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Setelah wafatnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi dan KH Syamsul Hadi Abdan pada 2020, Badan Wakaf PMDG menunjuk KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor periode kelima.

Amanah tersebut diembannya hingga akhir hayat, sebelum wafat pada 3 Januari 2026.

Karya Tulis KH Amal Fathullah Zarkasyi

Selain dikenal sebagai pendidik dan pemimpin pesantren, KH Amal Fathullah Zarkasyi juga produktif menulis karya ilmiah di bidang teologi dan pemikiran Islam. Beberapa karya tulisnya antara lain:

  • Theology Hindu Dharma dan Islam (1996)
  • Manhaj al-Bahth al-Falsafi (1997)
  • 'Ilmu Kalam (1998)
  • al-Salaf wa al-Salafiyyah fi al-Fikr al-Islami (2002)
  • Nazariyah al-Fana' 'inda Abi Yazid al-Bustami (2003)
  • al-Ittijah al-Salafi al-Fikr al-Islami al-Hadith bi Indonesiya (2006)
  • Aqidah al-Tawhid 'inda al-Falasifah wa al-Mutakallimin wa al-Sufiyah (2009)


(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads