Hitung Mundur 100 Tahun Gontor, Catat Sederet Acaranya!

Hitung Mundur 100 Tahun Gontor, Catat Sederet Acaranya!

Charolin Pebrianti - detikJatim
Rabu, 03 Jun 2026 16:45 WIB
Ponpes Gontor Ponorogo yang akan berusia 100 tahun
Ponpes Gontor Ponorogo yang akan berusia 100 tahun/Foto: Istimewa
Ponorogo -

Hitung mundur menuju puncak peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terus berjalan. Memasuki fase ketiga rangkaian kegiatan, berbagai agenda berskala nasional mulai disiapkan, mulai dari olahraga, dakwah, ekonomi, kesehatan, seni budaya hingga temu akbar alumni yang akan berlangsung sepanjang Juni sampai September 2026.

Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan satu abad Gontor tidak dimaknai sebagai pesta perayaan, melainkan sebagai momentum mengenang perjuangan para pendiri pondok sekaligus meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

"Kita seperti ini karena Allah, kita berubah seperti ini karena Allah, dan semua yang kita lakukan untuk Allah. Oleh karena itu, 100 tahun Gontor ini bukanlah perayaan, melainkan peringatan. Jika sudah ingat kepada Allah, barulah kita benar-benar bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya," kata KH Hasan Abdullah Sahal dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangkaian kegiatan dimulai melalui turnamen sepak bola Super Copa 100 Tahun Gontor yang berlangsung sejak akhir Mei hingga 28 Juni. Kompetisi tersebut menghadirkan sejumlah klub dari berbagai wilayah di Pulau Jawa dan menjadi pembuka kemeriahan satu abad pesantren yang berdiri sejak 1926 itu.

ADVERTISEMENT

Tak hanya olahraga, nuansa budaya juga akan mewarnai peringatan satu abad Gontor. Pada 6 Juni 2026, pondok akan menggelar pagelaran wayang kulit yang menghadirkan dalang muda Ki Bayu Aji, putra maestro pedalangan Ki Anom Suroto.

Pentas tersebut juga bakal diselingi penampilan pelawak Jawa Cak Komet dan Cak Yudho. Agenda besar lainnya adalah Tabligh Akbar pada 8 Juni 2026. Sejumlah dai nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Das'ad Latif, Ustaz Luqmanul Hakim, serta Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar.

Acara itu akan ditutup dengan lantunan selawat dan lagu religi dari grup El Corona. Memasuki pekan ketiga Juni, perhatian akan tertuju pada penyelenggaraan Forbis National Economic Summit & Expo 2026 pada 20-22 Juni.

Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi dan penguatan jaringan usaha alumni Gontor dari berbagai sektor.

Pada tanggal yang hampir bersamaan, PMDG juga menggelar Sarasehan Kyai Pesantren Nasional. Forum ini mempertemukan para pengasuh pesantren dari berbagai daerah untuk membahas penguatan peran pesantren dalam menjawab tantangan zaman.

Selain itu, masyarakat sekitar juga akan mendapat manfaat langsung melalui kegiatan Gontor Health Care pada 21 Juni. Program ini menghadirkan layanan kesehatan sekaligus edukasi medis bagi warga.

Menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan Juni, PMDG akan menggelar Darussalam All Star Show (DASS) Gontor Putra pada 27 Juni 2026. Ajang yang hanya digelar pada momentum khusus tersebut menjadi panggung ekspresi seni para santri dan guru melalui beragam pertunjukan drama, musik, tari, vokal hingga kreasi seni lainnya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada September 2026. Festival Kaligrafi Nasional dijadwalkan berlangsung pada 7-10 September dan dirangkai dengan peluncuran Museum Gontor serta Mushaf Gontor.

Adapun puncak peringatan satu abad PMDG akan digelar pada 19 September 2026 melalui Resepsi Kesyukuran. Sehari setelahnya, ribuan alumni lintas generasi dijadwalkan kembali ke kampung halaman mereka di Gontor untuk mengikuti Reuni Akbar dan Dialog Tokoh Alumni.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor dalam mencetak kader umat dan pemimpin bangsa dari berbagai bidang pengabdian.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads