Refleksi 1 Abad Ponpes Gontor Ponorogo

Refleksi 1 Abad Ponpes Gontor Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 09 Jun 2026 12:30 WIB
Tabligh Akbar 100 tahun Pondok Gontor
Tabligh Akbar 100 tahun Pondok Gontor/Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim
Ponorogo -

Peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi momentum refleksi perjalanan salah satu pesantren terbesar di Indonesia. Di hadapan ribuan jemaah yang memadati lapangan pondok, Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi ruh utama yang dijaga Gontor selama satu abad.

Pernyataan itu disampaikan dalam Tabligh Akbar Satu Abad Gontor yang digelar di kompleks pondok, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Senin (8/6/2026) malam. Acara tersebut dihadiri ribuan masyarakat, santri, alumni, serta tokoh agama dari berbagai daerah.

Hasan menegaskan, seluruh aktivitas yang berlangsung di lingkungan pondok pada hakikatnya merupakan bagian dari proses pendidikan. Karena itu, perjalanan Gontor selama 100 tahun tidak hanya diukur dari usia lembaga, tetapi juga dari konsistensi dalam mendidik generasi umat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Gontor semua untuk pendidikan. Tidak ada satu detik pun yang tidak digunakan untuk mendidik. Itulah yang terus kami jaga sejak pondok ini berdiri hingga hari ini," kata Hasan dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, satu abad perjalanan Gontor diwarnai berbagai tantangan dan dinamika. Namun nilai-nilai yang diwariskan para pendiri pondok tetap menjadi fondasi yang dipertahankan hingga sekarang.

"Seratus tahun ini penuh suka dan duka. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai pondok tetap berdiri dan terus diwariskan," ujarnya.

Hasan mengingatkan, peringatan satu abad tidak boleh berhenti pada seremoni dan kemeriahan acara semata. Momentum tersebut harus menjadi sarana evaluasi sekaligus penyusunan langkah menuju masa depan.

"Kita harus pandai bersyukur atas apa yang telah dicapai. Tetapi jangan sampai terlena. Nilai-nilai yang sudah baik harus dijaga, yang kurang harus diperbaiki, lalu kita terus melangkah menuju kesempurnaan," tegasnya.

Tabligh Akbar Satu Abad Gontor juga menghadirkan sejumlah dai nasional, di antaranya Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Das'ad Latif, Ustaz Luqmanulhakim, dan Ustaz Muhammad Fakhrurazi Anshar.

Dalam tausiyahnya, UAS menyebut Gontor sebagai lembaga yang telah terbukti melahirkan banyak tokoh dan pemimpin di berbagai bidang.

"Kalau ada orang baik kita berdoa agar Allah memperbanyak orang seperti dia. Maka untuk pesantren yang mencetak orang-orang baik, tentu doa yang sama juga layak dipanjatkan," ujar UAS.

Senada, Ustaz Das'ad Latif menilai Gontor memiliki kekuatan karena mampu diterima di berbagai kalangan masyarakat dan tetap relevan mengikuti perkembangan zaman.

Malam tabligh akbar berlangsung khidmat sekaligus semarak. Ribuan jemaah bertahan hingga acara berakhir sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Pondok Modern Darussalam Gontor yang kini memasuki usia satu abad.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads