Kebakaran melahap salah satu rumah di gang 9DKA, Kapasari, Genteng, Surabaya. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.15 WIB yang menelan rumah bagian atas milik Novia Wida, 36 tahun.
Saat kobaran api menyambar, Novia dan keluarga sedang tidak berada di dalamnya. Ia mengaku kurang tahu perihal penyebab tempat tinggalnya hangus.
Novia menuturkan bahwa sewaktu awal api mulai menjalar, tetangganya bernama Bu Alimah yang menyaksikan. Namun, tidak lama kemudian, Bu Alimah pergi sehingga ia tidak sempat menanyakan penyebab rumahnya terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tadi tidak ada di rumah. Yang tahu kejadiannya Bu Alimah tetapi dia langsung pergi. Saya juga tidak tahu, tiba-tiba apinya sudah ada meluap di pintu atas itu. Apinya besar sekitar pukul 12.15," ujar Novia kepada detikJatim.
Rumah Novia berada dalam kawasan gang sempit. Saat peristiwa kejadian, tidak terlihat ada mobil pemadam kebakaran.
Novia mengungkapkan bahwa proses pemadaman api di rumahnya dibantu oleh warga sekitar yang cekatan turun tangan.
Sekalipun rumahnya terbakar, Novia merasa bersyukur sebab tidak ada anggota keluarganya yang terkena sambaran api.
"Api sudah padam dibantu sama warga. Tapi ya gitu, terus akhirnya mengalir ke bawah lalu orang-orang cepat-cepat menjebol asbesnya tadi itu. Untungnya juga tidak ada anak-anak karena biasanya mereka tidur di atas," paparnya.
Meskipun begitu, ia harus menanggung kerugian akibat peristiwa ini. Beberapa barang berharga miliknya habis terbakar. Ia menyampaikan bahwa nyala api yang cukup besar telah menghanguskan perkakas penting di kediamannya.
"Yang terbakar spring bed, kipas angin, televisi, lemari, baju-baju. Tadi apinya lumayan besar, tapi untung tidak sampai ke bawah gitu aja," pungkasnya.
