SD Negeri Lada 2 Pamekasan menggelar acara pelepasan siswa kelas VI dengan cara yang berbeda dari biasanya. Alih-alih hanya mengadakan kegiatan seremonial, sekolah tersebut menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan untuk memberikan edukasi dini tentang kebencanaan kepada para siswa, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas VI berbaur bersama adik-adik kelas mereka untuk mengikuti materi mengenai pentingnya pengurangan risiko bencana.
Tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara memadamkan api secara manual dengan pendampingan petugas BPBD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPBD Pamekasan menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini agar anak-anak memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat, termasuk cara menangani kebakaran kecil sebelum api membesar.
"Api terbentuk karena ada tiga unsur, yaitu udara, panas, dan bahan bakar. Karena itu, anak-anak dilatih memadamkan api dengan memutus salah satu unsur tersebut, yakni memutus suplai udara," terang Akhmad Zaini, salah satu pemateri dari BPBD Pamekasan.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka secara bergantian mempraktikkan teknik pemadaman api yang telah dijelaskan oleh petugas.
Sebagai puncak acara, seluruh siswa dan guru bersama-sama melepas balon ke udara sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk masa depan para lulusan.
Suasana semakin meriah ketika tim BPBD menyemprotkan air dari mobil tangki sehingga menciptakan hujan buatan yang dinikmati seluruh peserta.
"Ini cara kami melakukan pelepasan siswa kelas VI agar anak-anak tidak sekadar hura-hura, tetapi juga mendapatkan manfaat dan bekal pengetahuan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya," ujar Kepala SDN Lada 2 Pamekasan, Muhammad Hari.
Dengan penuh kegembiraan, para siswa tampak menikmati momen tersebut. Air yang menyembur dari selang mobil tangki BPBD mengguyur tubuh mereka, sementara para guru turut berbaur dan merasakan keceriaan bersama para murid.
Melalui kegiatan pelepasan yang dikemas dengan edukasi kebencanaan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya membawa kenangan manis saat kelulusan, tetapi juga memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak dini.
