Sebuah gudang yang berisi tumpukan plastik bekas di wilayah Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, terbakar hebat pada Minggu (7/6) sekitar pukul 11.25 WIB. Kobaran api yang cepat membesar membuat asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di kawasan Desa Gempol Gisik, berdekatan dengan Kali Mati, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon. Warga sekitar sempat berkerumun menyaksikan proses pemadaman yang dilakukan petugas.
Hasan (32), warga Desa Kedungcangkring mengatakan kebakaran itu segera diketahui warga setempat karena asap hitam pekat tampak membumbung tinggi. Sayangnya api yang menjadi pangkal asap hitam itu sudah kadung membesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar pukul 11.25 WIB api sudah terlihat besar. Asap hitamnya tinggi sekali sampai kelihatan dari jauh. Banyak warga yang kemudian datang mendekat untuk melihat kejadian," kata Hasan di lokasi, Minggu (7/6/2026).
Baca juga: Gudang di Tropodo Sidoarjo Terbakar Hebat |
Menurut Hasan, akses menuju lokasi kebakaran cukup sulit. Meski demikian, warga tetap berupaya mendekat untuk mengetahui kondisi gudang yang terbakar.
"Kondisinya memang agak masuk ke dalam, aksesnya tidak mudah. Tapi karena asapnya besar, warga penasaran dan datang melihat," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Sidoarjo segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan, terdiri dari dua unit dari Pos Porong dan satu unit dari Pos Candi.
Komandan Regu Pos Damkar Porong, Roy membenarkan adanya kebakaran gudang plastik bekas di Jabon. Menurutnya, material plastik yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan gudang.
"Objek yang terbakar merupakan gudang berisi tumpukan plastik bekas. Karena bahan yang terbakar mudah menyala, api cepat membesar saat petugas tiba di lokasi," ujar Roy.
Roy menjelaskan proses pemadaman sempat terkendala akses menuju titik kebakaran yang cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam.
"Kendala utama ada pada akses menuju lokasi. Namun petugas berupaya maksimal untuk menjangkau titik api dan melakukan pemadaman," jelasnya.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil melokalisir kobaran api sehingga tidak merembet ke area lain di sekitar lokasi.
"Alhamdulillah api berhasil kami lokalisir. Saat ini sudah dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala," pungkas Roy.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran maupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.
(ihc/dpe)
