Jalur wisata menuju Gunung Bromo kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan maut kembali terjadi di tikungan letter S Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Sebuah jip wisata yang membawa rombongan wisatawan mengalami kecelakaan hebat hingga menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang lainnya.
Tragisnya, lokasi kecelakaan tersebut merupakan titik yang sama dengan insiden yang menewaskan wisatawan asal Korea Selatan sepekan sebelumnya.
Berikut fakta-fakta kecelakaan jip wisata Bromo pada Jumat (29/5/2026):
1. Kecelakaan Terjadi di Jalur Ekstrem Letter S
Kecelakaan terjadi di jalan jurusan Penanjakan-Lautan Pasir Bromo tepatnya di tikungan letter S Desa Wonokitri yang selama ini dikenal memiliki kontur jalan menurun tajam dan berkelok, sehingga menjadi salah satu titik paling rawan bagi kendaraan wisata yang melintas menuju kawasan Bromo.
Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih mengatakan, lokasi tersebut merupakan titik yang sama dengan kecelakaan maut yang menewaskan wisatawan Korea Selatan beberapa waktu lalu.
"Lokasi kecelakaan jalur letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Lokasi yang sama dengan kecelakaan yang dialami wisatawan Korea tempo hari," kata Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih.
2. Jip Diduga Rem Blong
Jip wisata bernopol BG 1478 EF yang dikemudikan Muhammad Sonif (53) melaju dari arah Penanjakan menuju Lautan Pasir Bromo. Saat memasuki turunan dan tikungan letter S, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman sehingga sopir kehilangan kendali dan tidak mampu menguasai laju kendaraan.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno menjelaskan, kendaraan kemudian oleng ke kanan sebelum menghantam tebing dan terguling di sisi jalan.
"Saat di jalan turunan dan tikungan leter S kendaraan diduga mengalami rem blong dan pengemudi tidak menguasai laju kendaraan sehingga oleng ke kanan dan menabrak tebing kemudian terguling," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.
3. Sopir dan Seorang Wisatawan Tewas
Benturan keras membuat pengemudi jip Muhammad Sonif, warga Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Malang, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Selain itu, seorang penumpang bernama Yolanda Wahyu Anggraeni (27) juga meninggal dunia setelah mengalami pendarahan dalam saat perjalanan menuju Puskesmas Sukapura.
Polisi menduga kecelakaan maut tersebut dipicu hilangnya fungsi pengereman saat kendaraan melintasi turunan tajam menuju Lautan Pasir Bromo.
Simak Video "Video: Euforia Piala Dunia 2026 di Kampung Nelayan Pasuruan"
(irb/hil)