6 Fakta Laka Maut Jip Bromo Tewaskan Sopir hingga Wisatawan

6 Fakta Laka Maut Jip Bromo Tewaskan Sopir hingga Wisatawan

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Sabtu, 30 Mei 2026 11:30 WIB
Kecelakaan jip wisata di Gunung Bromo
Kecelakaan jip wisata di Gunung Bromo/Foto: Istimewa
Pasuruan -

Jalur wisata menuju Gunung Bromo kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan maut kembali terjadi di tikungan letter S Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Sebuah jip wisata yang membawa rombongan wisatawan mengalami kecelakaan hebat hingga menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang lainnya.

Tragisnya, lokasi kecelakaan tersebut merupakan titik yang sama dengan insiden yang menewaskan wisatawan asal Korea Selatan sepekan sebelumnya.

Berikut fakta-fakta kecelakaan jip wisata Bromo pada Jumat (29/5/2026):

1. Kecelakaan Terjadi di Jalur Ekstrem Letter S

Kecelakaan terjadi di jalan jurusan Penanjakan-Lautan Pasir Bromo tepatnya di tikungan letter S Desa Wonokitri yang selama ini dikenal memiliki kontur jalan menurun tajam dan berkelok, sehingga menjadi salah satu titik paling rawan bagi kendaraan wisata yang melintas menuju kawasan Bromo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih mengatakan, lokasi tersebut merupakan titik yang sama dengan kecelakaan maut yang menewaskan wisatawan Korea Selatan beberapa waktu lalu.

"Lokasi kecelakaan jalur letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Lokasi yang sama dengan kecelakaan yang dialami wisatawan Korea tempo hari," kata Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih.

ADVERTISEMENT

2. Jip Diduga Rem Blong

Jip wisata bernopol BG 1478 EF yang dikemudikan Muhammad Sonif (53) melaju dari arah Penanjakan menuju Lautan Pasir Bromo. Saat memasuki turunan dan tikungan letter S, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman sehingga sopir kehilangan kendali dan tidak mampu menguasai laju kendaraan.

Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno menjelaskan, kendaraan kemudian oleng ke kanan sebelum menghantam tebing dan terguling di sisi jalan.

"Saat di jalan turunan dan tikungan leter S kendaraan diduga mengalami rem blong dan pengemudi tidak menguasai laju kendaraan sehingga oleng ke kanan dan menabrak tebing kemudian terguling," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.

3. Sopir dan Seorang Wisatawan Tewas

Benturan keras membuat pengemudi jip Muhammad Sonif, warga Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Malang, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Selain itu, seorang penumpang bernama Yolanda Wahyu Anggraeni (27) juga meninggal dunia setelah mengalami pendarahan dalam saat perjalanan menuju Puskesmas Sukapura.

Polisi menduga kecelakaan maut tersebut dipicu hilangnya fungsi pengereman saat kendaraan melintasi turunan tajam menuju Lautan Pasir Bromo.

4. Tiga Penumpang Selamat dengan Luka Ringan

Selain dua korban meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga menyebabkan tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan. Mereka adalah Fardan Rasid (24), anggota TNI AU yang berdinas di Lanud Abd Saleh Malang, serta Zaimah Hani (56) dan Futri Nadira Nofasari (25) yang merupakan warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat menghantam tebing, ketiga korban selamat dan mendapatkan penanganan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Tiga penumpang lain mengalami luka ringan," kata Iptu Joko Suseno.

5. Polisi Datang Saat Korban Sudah Dievakuasi

Ketika petugas Satlantas Polres Pasuruan tiba di lokasi kejadian, seluruh korban ternyata telah lebih dahulu dibawa ke Puskesmas Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Polisi hanya menemukan bangkai kendaraan yang ringsek di lokasi dan kemudian melakukan pendataan serta olah tempat kejadian perkara.

Kondisi tersebut membuat petugas belum dapat langsung memperoleh identitas lengkap para korban saat berada di lokasi kecelakaan.

"Saat kami konfirmasi ke Puskesmas Sukapura, para korban sudah dibawa ke Malang, sehingga kami belum mendapat identitas korban," ujar Kapos Lantas Kejayan Aiptu Sugeng Wahono.

6. Lokasi Sama dengan Tewasnya Wisatawan Korea Selatan

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di jalur letter S Wonokitri yang dikenal memiliki tikungan tajam dan turunan panjang. Sepekan sebelumnya, wisatawan asal Korea Selatan bernama Hye Jin Kim (49) meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya diduga mengalami rem blong di lokasi yang sama.

Kapolsek Tosari Iptu Sumbut Pujaningwang saat itu menjelaskan, pengendara kehilangan kendali ketika melintasi jalur menurun dan berkelok di kawasan tersebut.

"Saat melewati jalan menurun dan berkelok, pengendara tidak menguasai medan dan mengalami rem blong sehingga jatuh menabrak tebing," kata Kapolsek Tosari Iptu Sumbut Pujaningwang.

Meski kecelakaan kali ini disebut sebagai laka tunggal dan pihak korban tidak membuat laporan polisi, aparat tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang kembali merenggut nyawa di jalur wisata menuju Gunung Bromo tersebut.

"Pihak korban tidak membuat laporan. Kejadian ini masuk laka tunggal. Namun kami tetap akan memeriksa saksi-saksi dan melakukan penyelidikan," pungkas Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Euforia Piala Dunia 2026 di Kampung Nelayan Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads