Gratis! Begini Cara Berkunjung ke Museum De Javasche Bank Surabaya

Gratis! Begini Cara Berkunjung ke Museum De Javasche Bank Surabaya

Anastasia Trifena - detikJatim
Rabu, 27 Mei 2026 19:30 WIB
De Javasche Bank
Museum De Javasche Bank. Foto: Tourism Surabaya
Surabaya -

Surabaya memang tempatnya bangunan bersejarah, tetapi tidak semuanya dapat dikunjungi secara gratis sambil mendapat pengalaman yang edukatif. Museum De Javasche Bank bisa jadi salah satu wisata heritage yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Kota Pahlawan.

Lokasinya berada di bangunan bekas bank era kolonial. Museum ini menyimpan banyak cerita tentang uang, perbankan, hingga perkembangan sistem pembayaran di Indonesia. Kabar baiknya, masyarakat umum dapat berkunjung ke Museum De Javasche Bank tanpa biaya atau reservasi khusus.

Apa Itu Museum De Javasche Bank Surabaya?

De Javasche Bank Surabaya merupakan salah satu bangunan heritage ikonik yang menyimpan sejarah panjang perkembangan perbankan dan ekonomi di Indonesia. Tempat ini dulunya adalah kantor De Javasche Bank, bank sentral Hindia Belanda yang kemudian menjadi cikal bakal Bank Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir laman Tourism Surabaya, gedungnya berarsitektur Neo-Renaissance dan memiliki ciri khas bentuk simetris dengan nuansa klasik Eropa yang megah.

Berdiri di atas lahan sekitar 1.000 meter persegi, bangunan yang ada sekarang merupakan hasil renovasi besar pada tahun 1910 sebagai bagian dari modernisasi fasilitas perbankan pada masa kolonial Belanda.

ADVERTISEMENT

Bangunan tersebut pertama kali difungsikan pada 14 September 1829. Seiring perkembangan zaman, pemerintah Hindia Belanda kemudian membangun ulang kantor dengan desain yang lebih menyesuaikan iklim tropis Indonesia agar tetap nyaman digunakan.

Setelah De Javasche Bank dinasionalisasi pada tahun 1951, gedung ini beralih fungsi menjadi Kantor Bank Indonesia Perwakilan Surabaya dan digunakan hingga tahun 1972. Karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang tinggi, gedung De Javasche Bank resmi ditetapkan sebagai cagar budaya pada 27 Januari 2012.

Kini, masyarakat bisa datang untuk menikmati wisata edukasi sejarah secara gratis sambil melihat berbagai koleksi seperti uang kuno, mesin penghitung uang lama, arsip perbankan, hingga informasi perkembangan sistem pembayaran modern di Indonesia.

Lokasi dan Jam Operasional Museum De Javasche Bank

Museum De Javasche Bank berada di kawasan kota lama atau tepatnya di Jalan Pahlawan No. 105 Surabaya. Sementara untuk jam operasionalnya, museum buka pada jam operasional berikut.

  • Hari: Selasa-Minggu, Senin dan hari libur nasional tutup
  • Pukul: 08.00-16.00 WIB

Karena masih termasuk dalam kawasan pusat kota, akses menuju museum juga cukup mudah. detikers dapat berkunjung menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti Suroboyo Bus.

Cara Berkunjung ke Museum De Javasche Bank Gratis

Kabar baiknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis jika ingin berwisata sejarah ke Museum De Javasche Bank. Namun, ada sederet informasi yang tetap perlu diperhatikan, berikut detikJatim rangkumkan dari Instagram @de_javaschebank_surabaya.

Kunjungan Umum

  • Untuk kunjungan umum dapat langsung datang tanpa reservasi sesuai jam operasional.
  • Pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis untuk menikmati edukasi dan wisata sejarah ini.

Kunjungan Kolektif (Mengirimkan Surat)

Koordinator rombongan wajib mengirimkan surat permohonan kunjungan menggunakan kop resmi instansi/sekolah/universitas kepada:

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan No 105 Surabaya.

UP Unit Kehumasan.

Perihal: Permohonan Kunjungan Edukasi (Sesuai dengan materi yang diajukan) di Gedung De Javasche Bank Surabaya.

Surat dikirim selambat-lambatnya H-7 sebelum tanggal kunjungan surat dikirim melalui email ke sby.dejavaschebank@gmail.com. Peserta dapat memilih salah satu materi edukasi:

  • Materi Kebanksentralan
  • Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah)
  • QRIS dan Sistem Pembayaran Digital
  • Pengembangan UMKM dan Ekonomi Syariah

Peraturan Pengunjung Museum De Javasche Bank

Meski gratis, pengunjung tetap harus mematuhi sederet peraturan yang ada di dalam museum demi kenyamanan bersama. Berikut di antaranya.

  • Dilarang membawa dan/atau mengonsumsi makanan dan minuman di dalam area museum.
  • Wajib menitipkan barang bawaan berukuran besar, seperti tas ransel, payung, kereta bayi, serta makanan dan minuman, di tempat penitipan yang telah disediakan.
  • Barang berharga seperti dompet, kamera, dan ponsel diperkenankan dibawa masuk ke dalam area De Javasche Bank. Harap periksa kembali seluruh barang bawaan setelah selesai mengikuti tur.
  • Dilarang membawa hewan peliharaan ke dalam area museum.
  • Dilarang menyentuh koleksi yang dipamerkan.
  • Dilarang duduk di area yang tidak diperbolehkan atau telah diberi tanda larangan.
  • Dilarang merokok, termasuk menggunakan rokok elektronik (vape), di seluruh-area museum.
  • Dilarang membawa barang-barang berbahaya dan/atau properti yang dapat membahayakan keselamatan, seperti senjata tajam, korek api, bahan mudah terbakar, serta alat peraga yang tidak berkaitan dengan kegiatan edukasi resmi.

Jadi, kapan detikers mau berkunjung ke Museum De Javasche Bank?




(irb/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads