⁠Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

⁠Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Selasa, 26 Mei 2026 13:40 WIB
Ilustrasi takbiran Idul Fitri
Ilustrasi takbiran. (Foto: Gemini AI)
Surabaya -

Menjelang Hari Raya Idul Adha, gema takbir mulai terdengar dari masjid, musala, hingga rumah-rumah warga. Takbiran menjadi salah satu syiar yang paling identik dengan momen Idul Adha karena berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT.

Malam takbiran juga disebut sebagai Lailatul Jaiza atau malam pembagian hadiah, karena itu pada malam itu Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan agar memperoleh berkah hingga kemuliaan dari Allah SWT.

Anjuran mengumandangkan takbir juga dijelaskan dalam kitab Raudlatut Thalibin, di mana pada malam menyambut Hari Raya Idul Adha, umat Islam diperintahkan untuk mengagungkan dan menghidupkan malam hari raya dengan beribadah.

فَيُسْتَحَبُّ التَّكْبِيرُ الْمُرْسَلُ بِغُرُوبِ الشَّمْسِ فِي الْعِيدَيْنِ جَمِيعًا، وَيُسْتَحَبُّ اسْتِحْبَابًا مُتَأَكَّدًا، إِحْيَاءُ لَيْلَتَيِ الْعِيدِ بِالْعِبَادَةِ

Artinya: Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam hari raya mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya tersebut dengan beribadah.

ADVERTISEMENT

Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Takbiran Idul Adha biasanya dibaca bersama zikir dan tahmid. Merangkum dari buku Fiqih Sunnah 2 oleh sayyid Sabiq, ada beberapa macam lafal takbir pada hari raya, tetapi keterangan yang paling sahih adalah yang diriwayatkan oleh Abdurrazaq dari Salman dengan sanad yang sahih, ia berkata,

"Bertakbirlah dengan lafal:

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا


Arab Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar kabira.

Artinya: 'Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, sungguh Mahabesar."

Dari Umar dan Mas'ud bahwa lafal takbiran adalah sebagai berikut:

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ. وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Arab Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamd.

Artinya: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan bagi Allah segala pujian."

Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Dzikir

Mengutip "Bacaan Takbir Hari Raya oleh Buya Yahya", berikut bacaan takbiran Idul Adha lengkap dengan tambahan kalimat dzikir:

اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

لا إله إلا الله وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: La ilaha illallahu wallāhu akbar

Artinya: Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar

اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ


Arab Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamd

Artinya: Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah

اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا

Arab Latin: Allahu akbar kabiran, wal hamdu lillahi katsira,

Artinya: Allah Maha Besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya.

وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً

Arab Latin: Wa subhanallahi bukratan wa ashilan,

Artinya: Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدَيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

Arab Latin: La ilaha illallah, wala na'budu illa iyyahu mukhlishina lahuddina walau kariha al-kafirun,

Artinya: Tiada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan tulus beragama hanya karena Allah, meskipun orang kafir tidak menyukainya.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Arab Latin: La ilaha illallah wahdah, shadaqa wadah, wa nashara 'abdah, wa hazama al-ahzab wahdah,

Artinya: Tiada tuhan selain Allah dengan ke-Maha Tunggalan-Nya. Dia yang menepati janji, memberi pertolongan kepada hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya serta menghancurkan musuh-musuh-Nya dengan ke-Maha Tunggalan-Nya.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Arab Latin: La ilaha illallahu allahu akbar.

Artinya: Tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.

اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Arab Latin: Allahu akbar walillāhil hamd

Artinya: Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Panjang

Disadur dari buku Panduan Praktis Salat Wajib & Sunah oleh Abdul Bakir, S.Ag, berikut bacaan takbiran Idul Adha versi panjang:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرَ اللهُ أَكْبَرُ, لَآ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْد x3

اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ أَلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُونَ

لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Arab Latin: Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu. (Dibaca 3 kali)

Allaahu akbar kabiiraa wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila.

Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun.

Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu.

Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.

Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, Maha Penolong kepada hamba-Nya dan Dia mengusir musuh nabi-nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji."

Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Pendek

Dikutip dari buku Tuntunan Praktek Ibadah karya Dr H A Rusdiana MM, berikut ini bacaan takbiran Idul Adha versi pendek:

الله اكبر, الله اكبر, الله أكبر. لا اله الا الله والله اكبر. الله أكبر ولله الحمد

Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

Jadwal Takbiran Idul Adha 2026

Takbir pada Idul Adha dilakukan mulai waktu Subuh hari Arafah sampai petang hari Tasyriq, atau dalam penanggalan Hijriah yakni mulai 9 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah. Berdasarkan hasil sidang isbat, 1 Dzulhijjah 1447 jatuh pada 18 Mei 2026. Sehingga hari Arafah atau 9 Dzulhijjah jatuh pada 26 Mei 2026.

Jadi, puncak malam takbiran Idul Adha 1447 H jatuh pada Selasa malam, 26 Mei 2026, setelah matahari terbenam, menjelang pelaksanaan salat Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026.

Meski begitu, berbeda dengan takbiran hari raya Idul Fitri, bacaan takbiran Idul Adha dibagi menjadi dua jenis, yaitu takbiran mutlak/mursal dan takbiran muqayyad. Kedua jenis takbiran tersebut memiliki ketentuan waktu pelaksanaan yang berbeda.

1. Takbiran Mutlak

Takbiran mutlak adalah takbiran yang tidak terikat waktu tertentu. Takbir dapat dikumandangkan kapan saja dan di mana saja selama masih berada dalam rentang waktu yang dianjurkan.

Pada saat Idul Adha, takbir mutlak dapat dimulai sejak tenggelamnya matahari pada malam Ied, kemudian berakhir saat imam memulai shalat Ied. Jadi, waktu mengumandangkannya dimulai sejak 1 Dzulhijjah (berlangsung sejak 18 Mei 2026) hingga hari Tasyriq terakhir pada 13 Dzulhijjah (29 Mei 2026).

2. Takbiran Muqayyad

Takbiran muqayyad ini terikat dengan waktu. Takbiran Muqayyad dilakukan setiap selesai melaksanakan sholat fardhu dan sunnah. Takbir muqayyad ini dapat mulai dikumandangkan sejak Subuh pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) hingga Ashar hari tasyrik terakhir.

Takbir ini dikumandangkan mulai sejak subuh Hari Arafah (26 Mei 2026) hingga waktu Asar pada 13 Dzulhijjah.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads