Niat Mandi Idul Adha Arab Latin dan Tata Caranya

Niat Mandi Idul Adha Arab Latin dan Tata Caranya

Jihan Navira - detikJatim
Senin, 25 Mei 2026 19:00 WIB
Ilustrasi Mandi Wajib.
Ilustrasi Mandi Wajib. Foto: Freepik
Surabaya -

Menjelang hari raya Idul Adha 2026, banyak muslim mulai mencari niat mandi Idul Adha beserta tata cara dan waktu pelaksanaannya. Meski terdengar sederhana, ternyata masih banyak yang bingung kapan waktu mandi sunah Idul Adha dimulai, apakah sebelum Subuh, atau mandi biasa sudah cukup tanpa niat khusus.

Mandi sebelum sholat Idul Adha termasuk salah satu sunah yang dianjurkan untuk menyambut hari besar umat Islam. Selain menjadi bentuk persiapan diri sebelum sholat Id, amalan ini juga mencerminkan kebersihan dan penghormatan terhadap momen istimewa di tanggal 10 Dzulhijjah.

Selain mengetahui bacaan niatnya, penting juga memahami waktu pelaksanaan dan tata cara mandi Idul Adha yang benar, agar sunah ini bisa dijalankan dengan maksimal. Jadi, simak artikel ini sampai habis ya, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Mandi Sunah Idul Adha?

Mandi Idul Adha adalah mandi sunah yang dilakukan muslim sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Dalam praktiknya, mandi ini mirip seperti mandi wajib, tetapi dibedakan dari niat dan waktu pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

Tradisi mandi sunah sebelum sholat Id sudah lama dianjuran dalam berbagai kitab fikih sebagai bentuk persiapan lahiriah sebelum berkumpul melaksanakan ibadah bersama di hari raya. Dengan tubuh yang bersih dan segar, seorang muslim diharapkan lebih siap menjalankan ibadah.

Anjuran mandi sebelum hari raya juga diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA, saat ia ditanya tentang mandi yang dianjurkan. Ali menjawab: "Mandilah setiap hari jika kamu mau," Orang tersebut berkata, "Bukan itu maksudku. Aku ingin tahu mandi apa saja yang disunahkan?".

Ali pun menjawab: "Mandi pada hari Jumat, hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Idul Fitri." (HR Baihaqi Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa sanad hadis ini sahih)

Dalam hadis riwayat Baihaqi, ia menyebut mandi pada hari Jumat, hari Arafah, Idul Fitri, dan Idul Adha sebagai mandi yang disunahkan.

Nahdlatul Ulama (NU) dalam laman resminya menyebut mandi Idul Adha tidak hanya dianjurkan bagi kalangan tertentu, tetapi laki-laki maupun perempuan, besar maupun kecil, tua maupun muda, semuanya disunahkan.

Adapun mandi Idul Adha juga tidak saja disunahkan bagi umat Islam yang hendak menunaikan ibadah sholat Idul Adha, tetapi mereka yang tengah berhalangan untuk sholat, seperti perempuan yang tengah haid ataupun nifas, ataupun karena halangan lainnya juga tetap dianjurkan untuk melaksanakannya.

Kapan Harus Mandi Sunah Idul Adha?

Banyak yang mengira mandi Idul Adha hanya boleh dilakukan setelah Subuh, rupanya dapat dimulai sejak tengah malam memasuki 10 Dzulhijjah. Hal tersebut dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri jilid 1 karya Syekh Ibrahim bin Muhammad bin Ahmad al-Bajuri.

Meski begitu, waktu yang paling utama untuk mandi Idul Adha adalah setelah masuk waktu Subuh, dan sebelum berangkat melaksanakan sholat Idul Adha. Apabila seseorang melakukannya di luar waktu tersebut, maka hukumnya tidak sah alias tidak termasuk mandi Idul Adha.

Untuk Idul Adha 2026, umat Islam bisa mulai melaksanakan mandi sunah sejak dini hari Selasa 27 Mei 2026, menyesuaikan penetapan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah oleh pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Niat Mandi Idul Adha

Untuk melaksanakan mandi Idul Adha, terdapat niat khusus yang harus dilafalkan karena berbeda dengan mandi di hari-hari biasa. Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama (NU Online), berikut bacaan niat mandi sunah Idul Adha.

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©ΩŽ الْغُسْلِ Ω„ΩΨΉΩΩŠΩ’Ψ―Ω Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΆΩ’Ψ­ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu sunnatal ghusli li 'Idil Adlha.

Artinya: Saya niat sunah mandi Idul Adha.

Tata Cara Mandi Idul Adha

Secara umum, tata cara mandi Idul Adha sama seperti mandi wajib. Perbedaannya hanya terletak pada niat pelaksanaannya sebagai mandi sunah hari Raya Idul Adha.

Mengacu pada buku "Panduan Lengkap Ibadah Menurut Al-Qur'an, Al-sunah, dan Pendapat Para Ulama" karya Muhammad Al=Baqir, berikut tata cara mandi Idul Adha yang dianjurkan.

  • Membaca niat terlebih dahulu. Ketika membaca niat boleh cukup dilakukan dalam hati.
  • Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali untuk membersihkan kotoran yang menempel.
  • Berwudu secara sempurna, mulai dari tangan hingga kaki. Wudhu dilakukan sebelum menyiramkan air ke seluruh badan.
  • Menyiramkan air ke kepala sebanyak tiga kali, sambil memasukkan air menggunakan jari-jari tangan ke sela-sela rambut sehingga air akan membasahi kulit kepala secara menyeluruh.
  • Menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan memulai dari sisi kanan lalu dilanjutkan ke sisi kiri. Pastikan air mengenai seluruh lipatan tubuh seperti telinga, pusar, bawah lengan, dan sela-sela jari kaki.
  • Selanjutnya, melanjutkan tahapan mandi seperti biasa, yaitu membersihkan tubuh secara menyeluruh, misalnya dengan menyikat gigi, mencuci rambut, membasuh badan dengan sabun, dan menggunakan air bersih.

Meski hukumnya sunah, mandi sebelum sholat Idul Adha menjadi bentuk persiapan diri yang dianjurkan dalam Islam. Jadi, jangan sampai terlewat saat menyambut hari raya Idul Adha 2026 nanti.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads