Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
MUF (23) yang tewas karena bunuh diri dalam kamar kos Mojokerto meninggalkan selembar surat wasiat. Pemuda asal Kecamatan Ngunut, Tulunqgung ini nekat mengakhiri hidup karena terjerat utang sekitar Rp 26 juta.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menjelaskan, surat wasita tersebut ditemukan Tim Inafis Polres Mojokerto saat melakukan olah TKP di dalam kamar kos korban di Kecamatan Ngoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat wasiat ini ditulis tangan oleh korban pada selembar kertas buku tulis. Salah satu isinya MUF meminta maaf kepada kedua orang tuanya. Ia juga menyebut sudah tidak kuat menghadapi utang-utangnya.
"Surat wasiat itu isinya permintaan maaf korban kepada orang tua dan juga penjelasan bahwa korban mempunyai utang dengan total sebesar Rp 26 juta," jelasnya kepada detikJatim, Senin (4/5/2026).
Dalam surat wasiat tersebut, korban juga menjelaskan kalau daftar utangnya ia simpan di catatan ponselnya. Ia juga menggadaikan laptopnya di Mojosari, Mojokerto.
Sedangkan surat gadainya ia letakkan di atas meja persis di bawah surat wasiatnya. Surat wasiat maupun surat gadai ditindih dengan ponsel pintar warna hitam. Dompet korban juga di atas meja yang sama.
"Benar, surat gadai atas nama korban juga kami temukan di meja tersebut," terang Heru.
Sebelumnya, MUF terakhir kali terlihat oleh tetangga kosnya pada Jumat (1/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Sore itu, korban masuk ke kamar kosnya dan tak pernah keluar lagi.
Dua hari kemudian, pacar MUF, FTR menanyakan keberadaan korban ke pemilik Kos Sukma. Sebab ponsel MUF tidak bisa dihubungi sejak 1 Mei 2026. Pemilik kos mengira korban tidak ada di kos karena pintu kamar terkunci, lampu juga mati.
Pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB, FTR kembali menanyakan keberadaan MUF kepada pemilik kos. Sekitar 1 jam kemudian, pertanyaan sang pacar pun terjawab. Tetangga kos menemukan korban tewas gantung diri di pintu kamar mandi kamar kosnya.
Sebelumnya, MUF (23) ditemukan tewas karena bunuh diri di dalam kamar kosnya di Ngoro, Mojokerto. Dua hari terakhir, pemuda asal Tulungagung ini sempat dicari-cari oleh pacarnya.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menuturkan, tewasnya korban baru diketahui pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Sebab para tetangga kos korban mencium bau busuk. Setelah ditelusuri, rupanya aroma tak sedap itu dari kamar korban.
