Momen Traumatis Driver Ojol Ditodong Pistol Pemotor Koboi di Sidoarjo

Round-Up

Momen Traumatis Driver Ojol Ditodong Pistol Pemotor Koboi di Sidoarjo

Denza Perdana - detikJatim
Kamis, 30 Apr 2026 11:45 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan)
Sidoarjo -

Nasib malang menimpa seorang driver ojek online (ojol) di Sidoarjo. Niat hati mengantar pesanan makanan, ia malah berhadapan dengan aksi 'koboi' jalanan yang menodongkan benda mirip pistol. Kejadian traumatis ini dialami oleh Juhari pada Rabu (29/4/2026) malam, di kawasan Buduran.

Peristiwa menegangkan itu bermula saat jalanan sedang agak ramai. Juhari yang mengudara di Radio Suara Surabaya dan didengar detikJatim, menceritakan awalnya ia diklakson oleh pemotor lain. Pemotor itu berboncengan 2 orang menggunakan kendaraan berwarna hitam. Juhari mengaku tidak bisa langsung memberi jalan karena kondisi lalu lintas saat itu.

Tak lama, pemotor tersebut berhasil sejajar dengan motor Juhari. Tanpa tedeng aling-aling, pengendara motor itu langsung mengumpat dan menuduh Juhari berkendara sembari bermain ponsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juhari mengakui saat itu ia memang memegang ponsel, tetapi membantah sedang memainkannya. Ia menjelaskan, saat itu ia hanya sedang membetulkan posisi kresek pesanan makanan di cantolan motornya.

ADVERTISEMENT

Mendengar umpatan itu Juhari mencoba menegur pria itu dengan baik-baik agar tidak perlu emosi dan mengumpat.

"Sudah biasa di jalan kayak gitu," kata Juhari.

Namun, teguran itu justru dibalas dengan ancaman. Pria pemotor itu meminta Juhari untuk menepi, sembari mengeluarkan benda mirip pistol dari balik bajunya dan menodongkannya. Juhari mengaku melihat dengan jelas benda itu menyerupai pistol, meski pria itu hanya menunjukkannya sekilas sambil berteriak, "Ayo!"

Dalam situasi terdesak dan mengejutkan itu, Juhari secara impulsif memutuskan untuk melawan dengan cara unik. Bukannya menepi seperti yang diminta, ia justru bicara dengan nada keras, menantang pria tersebut.

"Ayo kalau mau tembak saya, sini mau tembak saya di sebelah mana?"

Aksi nekat Juhari ini berhasil menarik perhatian pengendara lain di sekitarnya. Alhasil, pria yang diduga membawa pistol tersebut mengurungkan niatnya. Ia langsung menyelipkan kembali benda tersebut ke pinggangnya, dan kedua pemotor misterius itu segera melanjutkan perjalanan.

Juhari memastikan bahwa kedua orang yang berboncengan itu adalah laki-laki. Pasca-kejadian, Juhari mengaku trauma, namun ia masih menimbang-nimbang untuk melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Meski trauma Juhari menegaskan dirinya harus tetap bekerja dan hanya bisa berharap tidak lagi bertemu dengan oknum-oknum semacam itu.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads