Upaya Pemkot Batu Cegah Bundir di Jembatan Cangar Selain Pagar Pengaman

Upaya Pemkot Batu Cegah Bundir di Jembatan Cangar Selain Pagar Pengaman

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 25 Apr 2026 13:30 WIB
Polisi saat berada di Jembatan Cangar
Polisi saat berada di Jembatan Cangar saat olah TKP (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Kota Batu -

Aksi bunuh diri kembali terjadi di Jembatan Cangar. Ini memicu respons cepat Pemkot Batu dengan berencana mengajukan pembangunan pagar pengaman di jembatan. Selain itu, Pemkot Batu juga akan memaksimalkan patroli di kawasan itu.

Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto menyatakan bahwa keselamatan publik melampaui batasan administratif kewenangan jalan. Menurut Heli, koordinasi lintas instansi jadi prioritas utama agar wajah Jembatan Cangar yang kerap jadi lokasi bunuh diri berubah Pemkot Batu segera bersurat ke Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk menambah pengaman.

"Memang benar, meskipun beberapa jembatan atau titik tinggi di wilayah kita berstatus Jalan Provinsi, keselamatan warga yang melintas di situ tetap menjadi prioritas utama Pemkot Batu. Kita tidak bisa berpangku tangan hanya karena masalah administrasi kewenangan," tegas Heli Suyanto kepada detikJatim, Sabtu (25/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu langkah teknis yang diusulkan adalah pemasangan pagar pengaman tambahan atau railing tinggi, serta jaring pengaman di titik-titik yang dinilai paling rawan.

Selain penguatan fisik jembatan, aspek pengawasan digital juga diperketat. Heli menjelaskan bahwa kamera CCTV di area jembatan akan diintegrasikan langsung ke dalam Command Center Kota Batu agar aktivitas di lokasi dapat dipantau selama 24 jam.

ADVERTISEMENT

Tak hanya mengandalkan teknologi, pengawasan secara fisik melalui patroli Satpol PP akan ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan.

"Kita akan mengintegrasikan CCTV di area jembatan ke dalam Command Center Kota Batu. Selain itu, Satpol PP akan diminta meningkatkan intensitas patroli di jam-jam rawan pada titik tersebut untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan," ujarnya.

Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi perhatian serius, Pemkot Batu berkomitmen memastikan seluruh lampu di sekitar jembatan berfungsi optimal guna meminimalisir area gelap yang sering kali dimanfaatkan untuk aksi-aksi tidak terduga.

"Area yang gelap seringkali memicu niat buruk. Pemkot berkomitmen memastikan penerangan di sekitar jembatan berfungsi 100% agar area tersebut tidak menjadi titik sunyi yang 'mendukung' aksi nekat," kata politisi Partai Gerindra ini.

Namun, Heli menekankan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan membangun pagar besi.

Pendekatan psikososial menjadi pilar penting dalam menangani akar permasalahan kesehatan mental.

Melalui Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkot Batu akan memperkuat layanan konseling dan hotline darurat.

Melalui langkah komprehensif yang memadukan keamanan infrastruktur dan dukungan kesehatan mental.

Pemkot Batu berharap Jembatan Cangar kembali pada fungsi utamanya sebagai sarana penghubung transportasi yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat serta wisatawan.

"Mencegah bukan hanya soal pagar besi, tapi soal kesehatan mental. Pemkot melalui Dinas Kesehatan dan DP3AP2KB akan terus menggaungkan layanan konseling atau hotline darurat bagi warga yang sedang mengalami tekanan berat," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads