Paceklik Ikan, Nelayan Prigi Tetap Gelar Upacara Adat Larung Sembonyo

Paceklik Ikan, Nelayan Prigi Tetap Gelar Upacara Adat Larung Sembonyo

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 23 Apr 2026 23:11 WIB
Upacara Adat Larung Sembonyo
Upacara Adat Larung Sembonyo (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Ribuan melayan dan masyarakat di kawasan pesisir Pantai Prigi Trenggalek menggelar upacara adat labuh laut Larung Sembonyo. Tradisi digelar di tengah musim paceklik ikan.

Upacara adat diawali dengan kirab tumpeng agung dan aneka hasil bumi dari kantor Kecamatan Watulimo menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi di Desa Tasikmadu. Kirab diikuti oleh para pemangku adat serta masyarakat nelayan.

Tiba di pelabuhan prosesi dilanjutkan dengan doa dan pembacaan sejarah pembukaan kawasan Prigi menjadi pusat ekonomi dan perkampungan oleh Tumenggung Yudo Negoro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Panitia Larung Sembonyo, Wanto, mengatakan tumpeng dan aneka hasil bumi selanjutnya dibawa ke tengah laut dengan ditarik kapal nelayan.

ADVERTISEMENT

"Tumpeng dilarung ke tengah laut dengan diiringi boleh kapal-kapal nelayan," kata Wanto, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya upacara adat ini tegap digelar setiap bulan Sura dalam penanggalan Jawa. Meskipun saat kondisi tangkapan ikan para nelayan mengalami paceklik pihaknya tetap menggelar Sembonyo sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mengenang Tumenggung Yudo Negoro yang telah membuka kawasan Prigi.

"Sudah tiga tahun ini tangkapan ikan sepi. Semoga ke depan hasil nelayan semakin banyak. Meskipun saat ini sepi, tapi kami masih bersyukur karena laut masih memberikan penghidupan bagi nelayan," jelasnya.

Dalam tradisi Sembonyo, para nelayan dilarang melaut selama tiga hari berturut-turut. Larangan ini sebagai simbol untuk mengistirahatkan laut sejenak setelah satu tahun penuh di ambil kekayaannya.

Saat ini tradisi Sembonyo juga menjadi destinasi even budaya di Kabupaten Trenggalek. Ribuan masyarakat memadati kawasan pelabuhan Prigi untuk menyaksikan jalannya upacara adat.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads