Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Captain helikopter jenis Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX almarhum Mayor Laut (Purn) Marindra Wibowo yang mengalami kecelakaan di Bukit Puntak, Kalimantan Barat. Almarhum rencananya dimakamkan di Sidoarjo, Jawa Timur.
Almarhum Mayor Purn Marindra Wibowo diketahui merupakan warga Perum Grand Surya, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Duka mendalam pun dirasakan keluarga, kerabat, dan warga sekitar.
Pantauan detikJatim, di rumah duka terlihat puluhan karangan bunga ucapan duka dari kerabat almarhum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu petugas keamanan perumahan, Yanto mengatakan, pihak keluarga saat ini tengah bersiap menyambut kedatangan jenazah.
"Rencana jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia (TMB) Gebang Juanda hari ini. Sekarang keluarga kemungkinan sudah menuju lokasi penjemputan jenazah," ujar Yanto saat ditemui detikJatim di rumah duka, Sabtu (18/4/2026).
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. Warga sekitar mengenal sosok almarhum sebagai pribadi yang baik dan ramah.
"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," tambahnya.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kawasan TMB Gebang, Juanda di Kecamatan Sedati. yang cukup jauh dari tempat tinggal keluarga di wilayah Buduran, Sidoarjo.
Sebelumnya, Helikopter PK-CFXdilaporkan jatuh di wilayah Sekadau, Kalimantan Barat. Pesawat tersebut diketahui lepas landas dari helipad PT Citra Mahkota di Desa Nanga Keruap, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi pada Kamis (16/4/2026) pukul 07.34 WIB.
Namun, sekitar pukul 08.39 WIB, helikopter dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan dari Sintang menuju Kubu Raya. Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang dan kru yang berjumlah delapan orang dinyatakan meninggal dunia.
Mereka terdiri dari dua kru, yakni pilot Capt Marindra Wibowo dan co-pilot Harun Arasyd, serta enam penumpang lainnya.
(hil/hil)











































