Ribuan buruh bakal menggelar aksi demonstrasi pra May Day atau jelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Pengendara diminta mewaspadai potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan karena aksi tersebut digelar Kamis (16/4/2026).
Aksi ini digelar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) secara serentak di berbagai daerah. Di Jawa Timur, sekitar 1.000 buruh akan turun ke jalan dan dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur.
Ketua DPW FSPMI Provinsi Jawa Timur, Jazuli mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan buruh menuju May Day 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi ini, FSPMI membawa sejumlah tuntutan nasional, di antaranya mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, penghapusan outsourcing, serta penolakan upah murah.
Selain itu, buruh juga menagih komitmen pemerintah daerah terkait berbagai program, mulai dari pembangunan rumah murah, pembentukan Satgas PHK, dan sejumlah hal lainnya.
"Aksi ini bagian dari rangkaian perjuangan menuju puncak peringatan May Day 2026 yang akan dilaksanakan pada 1 Mei, dengan rencana mobilisasi puluhan ribu buruh dari seluruh Jatim untuk kembali turun ke jalan menyuarakan hak dan keadilan bagi kaum pekerja," bebernya, Kamis (16/4/2026).
"Aksi ini akan diikuti buruh yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, Jember, Lumajang hingga Banyuwangi," tambah Jazuli.
Buruh dijadwalkan berkumpul pukul 11.00 WIB di Jalan Frontage Ahmad Yani, tepatnya di depan Masjid Baitul Haq Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Selanjutnya, massa akan mulai bergerak pukul 12.00 WIB.
Rute yang dilalui yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Wonokromo, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Jalan Bubutan, hingga menuju Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi kepadatan di ruas-ruas jalan tersebut.
"Diperkirakan pada pukul 14.00 WIB, seluruh massa telah berkumpul di depan Kantor Gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan aspirasi melalui orasi," tuturnya.
