Kades di Banyuwangi yang Bermalam di Rumah Janda Mengundurkan Diri

Kades di Banyuwangi yang Bermalam di Rumah Janda Mengundurkan Diri

Eka Rimawati - detikJatim
Selasa, 07 Apr 2026 18:20 WIB
Kades US saat membacakan pernyataan maaf dan kesiapan pengunduran diri dihadapan ratusan warga
Kades US saat membacakan pernyataan maaf dan kesiapan pengunduran diri dihadapan ratusan warga (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Kepala Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya usai viral terciduk bermalam di rumah janda. Selain mengundurkan diri, ia juga secara langsung meminta maaf kepada ratusan warganya atas kegaduhan yang terjadi pada Senin (6/4/2026).

Kades berinisial US itu mengaku siap mundur dari jabatan yang telah diembannya selama lebih dari 12 tahun.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan ini saya menyatakan, saya selaku Kepala Desa Sukojati tulus meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi saat ini. Yang kedua, saya siap diberhentikan sebagai Kepala Desa Sukojati sesuai peraturan perundangan yang berlaku," ucap US di hadapan ratusan warganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, saat dicecar pertanyaan terkait dugaan menginap di rumah warganya yang baru menjanda itu, US mengelak dan berlalu dari kantor desa tanpa sepatah kata pun. Bungkamnya US itu pun dianggap oleh warga sebagai pernyataan mengiyakan.

ADVERTISEMENT

"Minta maaf dan diam gak melawan berarti memang melakukan itu," teriak Sari, salah satu warga Desa Sukojati.

Meski demikian, hingga Selasa (7/4/2026), situasi di Desa Sukojati terpantau kondusif. Proses pemberhentian resmi US masih menunggu penerbitan surat keputusan (SK).

Penerbitan SK tersebut harus melalui pengajuan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada Bupati Banyuwangi, disertai alasan dan dasar hukum yang kuat terkait pengunduran diri tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi meluruk kantor desa setempat. Mereka menuntut kepala desa (kades) berinisial US lengser setelah terciduk bermalam di rumah seorang janda.

Peristiwa penggerebekan Kades US berawal pada Jumat (3/4/2026). Saat itu, warga yang curiga kemudian menangkap basah sang kades setengah telanjang dalam rumah Senin (6/4/2026). Warga pun menuding kades telah melakukan perbuatan asusila dan mencemarkan nama desa.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads