Bentrokan antarperguruan silat terjadi di Madiun pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (3-4/4/2026). Aksi tawuran tersebut terekam kamera dan videonya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 37 detik, tampak gelombang pemuda yang diduga pesilat berlarian. Sejumlah pemuda juga terlihat mengendarai sepeda motor di tengah situasi malam hari.
Dalam video tersebut, terdengar suara pemuda yang menginstruksikan agar membawa batu. Teriakan dalam bahasa Jawa berbaur dengan suasana kepanikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video itu diunggah dengan keterangan bentrok antarpesilat pecah di Kaibon, Madiun. Bahkan, bentrokan terjadi usai kegiatan halalbihalal.
"Watu, watu (batu, batu)," ucap suara pemuda dalam video yang dilihat detikJatim, Minggu (6/4/2026).
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara membenarkan adanya kejadian aksi lempar batu yang melibatkan pesilat. Peristiwa itu terjadi antara dua perguruan silat di Kota Madiun.
"Betul itu kejadian Jumat malam Sabtu dan saat ini sudah aman," ujar Kemas kepada detikJatim, Minggu (6/4/2026).
Kemas menjelaskan, bentrokan tersebut mengakibatkan satu orang terluka. Insiden terjadi saat rombongan pesilat Persaudaraan Setia Hati Winongo pulang dari acara halalbihalal.
"Kejadian saat rombongan pulang dari halalbihalal," tandas Kemas.
