Bupati Sidoarjo Subandi melakukan safari silaturahmi ke sejumlah kiai tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di momen Syawal. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama.
Silaturahmi tersebut digelar bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo pada Senin (30/3). Dalam rangkaiannya, Subandi mengunjungi pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah Junwangi Krian KH Nurcholis Misbah serta Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin di Buduran.
Subandi menegaskan peran penting ulama dalam mendukung jalannya pemerintahan. Ia menyebut doa dan nasihat para kiai turut menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, tapi juga momen untuk memohon doa restu agar Sidoarjo senantiasa aman dan makmur," ujar Subandi, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dengan ulama menjadi hal yang penting.
"Sinergi ulama dan umara adalah kunci kemajuan daerah," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin menekankan pentingnya menjaga amanah dalam kepemimpinan. Ia mengingatkan agar kepercayaan masyarakat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
"Insyaallah ketika amanah dijalankan dengan baik dan ikhlas, semua akan berjalan lancar," tuturnya.
Ia juga menilai perlu adanya monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap jalannya pemerintahan dari masyarakat, termasuk para ulama.
Selain itu, Zainal mengingatkan pemerintah daerah untuk peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan layanan publik.
Ia pun mengapresiasi hubungan harmonis antara ulama dan umara yang selama ini terjalin. Menurutnya, sinergi tersebut harus terus dijaga agar semakin kuat.
"Jika bangunan itu kokoh, maka siapapun yang berteduh di bawahnya akan merasa aman dan nyaman," pungkasnya.
(irb/hil)
