Kereta Kelinci Terguling Tewaskan 1 Orang di Mojokerto Tak Sesuai Spektek

Kereta Kelinci Terguling Tewaskan 1 Orang di Mojokerto Tak Sesuai Spektek

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 28 Mar 2026 15:15 WIB
Kecelakaan kereta kelinci Mojokerto menewaskan 1 penumpang
Kecelakaan kereta kelinci Mojokerto menewaskan 1 penumpang. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Kecelakaan tunggal Bus Tayo nopol S 8185 PA yang tergelincir lalu terguling di Jalan Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto mengakibatkan 1 penumpang tewas dan 21 orang terluka. Polisi memastikan kendaraan modifikasi ini tidak sesuai spesifikasi teknis (Spektek).

"Kendaraan di luar spektek karena tidak sesuai peruntukannya. Bukan dibilang bus, travel dan semacamnya. Jadi kendaraan ini tidak sesuai spektek," tegas Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Yogie Pratama kepada wartawan di Puskesmas Gondang, Sabtu (28/3/2026).

Bus Tayo merupakan kendaraan tua yang dimodifikasi untuk mengangkut banyak penumpang. Kendaraan yang juga disebut odong-odong atau kereta kelinci ini biasa untuk mengangkut wisatawan dengan tujuan jarak dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus Tayo nopol S 8185 PA ini dikemudikan Sariono (53), warga Dusun Kebogerang, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Informasi yang dihimpun detikJatim, kendaraan modifikasi ini mengangkut rombongan buruh pabrik tatakan telur di Desa Kebonagung, Puri, Mojokerto.

ADVERTISEMENT

Olah TKP kecelakaan tunggal ini, lanjut Yogie, digelar setelah petugas PLN mengamankan lokasi. Sebab terdapat tiang listrik PLN yang patah dan ambruk setelah terhantam Bus Tayo.

"Kami akan olah TKP untuk mengecek bagaimana kejadian sebenarnya untuk kronologi yang lebih pasti. Apabila listrik sudah diputus, baru kami evakuasi kendaraan," jelasnya.

Sebelumnya, Bus Tayo nopol S 8185 PA tergelincir karena tak kuat menanjak di Jalan Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut polisi, kendaraan modifikasi berisi 21 penumpang ini tak kuat menanjak karena kelebihan beban muatan.

Bus pun tergelincir dengan kecepatan tinggi, lalu menghantam tiang listrik PLN. Bus Tayo sarat penumpang ini terhenti dengan posisi terguling di jalan. Satu penumpang tewas seketika karena terlempar dari bus.

Korban tewas yaitu Sulimah (47), warga Dusun/Desa Mlaten, Puri, Mojokerto. Sulimah tewas karena cedera otak berat setelah terlempar dari Bus Tayo. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Sumberglagah.

Sedangkan pengemudi Bus Tayo dan 20 penumpang lainnya dirawat di 3 faskes, yaitu RSUD Prof dr Soekandar, RS Sumberglagah dan Puskesmas Gondang.

Yaitu Sariono (sopir), Asmunin, Sulimah, Suwarno, Maria Ulfa, M Dion Adilla, Malikan, Nur Ali, Umatul Khoiroh, Kalila, Yatiningsih, Ngatmini, Puspita, Waginten, Sudarti, Devi, Meisya Syakila, Rina, Deni Arifki, Rubiati, Rufita dan M Aimar Kenzi.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads