Kecelakaan bus Tayo yang dimodifikasi jadi kereta kelinci terjadi di Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto. Kecelakaan tunggal ini menewaskan 1 orang penumpang.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, kereta sarat penumpang itu melewati tanjakan. Bus nopol S 8185 PA tergelincir lalu terguling di Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto. Kecelakaan tunggal ini menewaskan 1 orang penumpang.
"Hampir sampai (puncak tanjakan), tidak kuat, lalu mundur. Kendaraan lalu menabrak gapura batas dusun, keluar, lalu menabrak tiang listrik," kata saksi, Wena (29) kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Sabtu (28/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang dihimpun detikJatim, saat kecelakaan bus mengangkut penumpang buruh pabrik tatakan telur di Desa Kebonagung, Puri, Mojokerto. Ketika Bus Tayo ini tergelincir, menurut Wena, kondisi Jalan Dusun Jati sedang sepi.
Sehingga kecelakaan ini tidak melibatkan kendaraan lain. Hanya saja, bus terguling setelah menghantam tiang listrik. Seketika tiang listrik pun patah dan tumbang.
"Bus tadi penuh, rombongan dari Puri, campur, anak-anak, orang dewasa laki-laki dan perempuan. Warga membantu evakuasi, apalagi ada korban yang terjepit," ungkapnya.
Kecelakaan tunggal Bus Tayo ini menewaskan seorang penumpang. Yaitu Sulimah (47), warga Desa Mlaten, Puri, Mojokerto. Korban tewas karena mengalami cedera otak berat. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Sumberglagah, Pacet.
Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Yogie Pratama membenarkan kecelakaan Bus Tayo ini menewaskan seorang penumpang. Sedangkan para korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Gondang, RSUD Prof dr Soekandar dan RS Sumberglagah.
"Korban yang meninggal terlempar dari kendaraan, ada sungai kecil di sebelah lokasi, korban terlempar sehingga meninggal di tempat," tandasnya.
Hingga kini, proses evakuasi Bus Tayo masih berlangsung. Petugas PLN sedang memadamkan listrik pada tiang yang patah agar tidak membahayakan petugas yang akan melakukan evakuasi bus.
