Kereta Kelinci yang Terguling di Mojokerto Angkut 21 Penumpang

Kereta Kelinci yang Terguling di Mojokerto Angkut 21 Penumpang

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 28 Mar 2026 14:48 WIB
Kecelakaan kereta kelinci Mojokerto menewaskan 1 penumpang
Kecelakaan kereta kelinci Mojokerto menewaskan 1 penumpang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Kecelakaan tunggal kereta kelinci yang dimodifikasi jadi Bus Tayo nopol S 8185 PA yang tergelincir lalu terguling di Jalan Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto menewaskan seorang penumpang. Kendaraan modifikasi ini ternyata mengangkut 21 penumpang.

Bus Tayo merupakan kendaraan tua yang sudah dimodifikasi untuk memuat banyak penumpang. Kendaraan yang juga disebut odong-odong atau kereta kelinci ini biasa untuk mengangkut wisatawan dengan tujuan jarak dekat.

Bus Tayo nopol S 8185 PA ini dikemudikan Sariono (53), warga Dusun Kebogerang, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto. Informasi yang dihimpun detikJatim, bus mengangkut rombongan buruh pabrik tatakan telur di Desa Kebonagung, Puri, Mojokerto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Suyanto menuturkan, kereta kelinci ini mengangkut 21 penumpang orang dewasa dan anak-anak. Sehingga total terdapat 22 orang di dalam kendaraan modifikasi ini.

ADVERTISEMENT

"Kendaraan odong-odong ini mengangkut 21 penumpang. Pengemudinya luka ringan, dirawat di RS Sumberglagah," terangnya kepada detikJatim, Sabtu (28/3/2026).

Para penumpang yaitu Asmunin, Sulimah, Suwarno, Maria Ulfa, M Dion Adilla, Malikan, Nur Ali, Umatul Khoiroh, Kalila, Yatiningsih, Ngatmini, Puspita, Waginten, Sudarti, Devi, Meisya Syakila, Rina, Deni Arifki, Rubiati, Rufita dan M Aimar Kenzi.

Korban tewas yaitu Sulimah (47), warga Dusun/Desa Mlaten, Puri, Mojokerto. Sulimah tewas karena cedera otak berat setelah terlempar dari Bus Tayo. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Sumberglagah.

Sedangkan 20 penumpang dan pengemudi Bus Tayo terluka. Mereka menjalani perawatan di 3 fasilitas kesehatan. "Di RS Sumberglagah 13 orang termasuk sopir, RSUD Soekandar 1 orang, di Puskesmas Gondang 8 orang," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermawan.

Sebelumnya, Bus Tayo nopol S 8185 PA tergelincir karena tak kuat menanjak di Jalan Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut polisi, kendaraan modifikasi ini tak kuat menanjak karena kelebihan beban muatan.

Bus pun tergelincir dengan kecepatan tinggi, lalu menghantam tiang listrik PLN. Bus Tayo sarat penumpang ini terhenti dengan posisi terguling di jalan. Satu penumpang tewas seketika karena terlempar dari bus.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads