Menhub Turun Langsung Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang

Menhub Turun Langsung Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang

Eka Rimawati - detikJatim
Selasa, 17 Mar 2026 14:41 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat hendak menyeberang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat hendak menyeberang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Banyuwangi -

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turun langsung memantau pemudik saat berada di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meninjau ke Pelabuhan Gilimanuk.

Pantauan detikJatim di lokasi, Dudy dan rombongannya tiba di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, pada Selasa (17/3) sekitar pukul 13.30 WIB. Para sopir dan pemudik yang sudah mengantre lebih dari 5 jam itu harus gigit jari.

Sebab menteri perhubungan dan rombongannya itu melenggang ke dermaga 4 dan naik ke kapal. Dudy diketahui melintasi pelabuhan Ketapang Banyuwangi untuk menyeberang ke Gilimanuk. Sebelumnya ia mendarat di Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudy tampak menumpang KMP Darma Rucitra dengan didampingi sejumlah direksi ASDP meninggalkan ratusan penumpang yang telah antre selama 4-5 jam untuk menunggu giliran menyeberang.

ADVERTISEMENT

Pemandangan tak adil membuat para sopir dan pemudik kecewa. Mereka kemudian protes dengan membunyikan klakson kepada rombongan Dudy. Tapi rombongan menteri itu acuh tak acuh.

Yohanes (42) warga Jakarta yang hendak mudik ke Bali mengaku geram dengan sikap menteri dan rombongannya. Ia tegas menilai Dudy tak punya empati dan pejabat pelabuhan berbohong.

"Tidak punya empati, kami masih punya hati kalau tidak kami merangkak masuk saja ke kapal tadi yang katanya rusak ternyata kok bisa buat ngangkut rombongan menteri," tegasnya dengan nada emosi.

Ungkapan kecewa juga disampaikan oleh Anthony (51), ia mengaku kehabisan solar hingga anak istrinya kelaparan. Ini lantaran ia dan keluarganya sudah tertahan selama 5 jam di antrean masuk kapal.

"Anak istri saya kelaparan, kami mau Nyepi di Bali dan ini solar sudah menipis. Tidak tahu bisa sampai tidak ke SPBU nanti," ujar Anthony geram.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads