Lebaran 2026, 7.175 Penumpang Diprediksi Terbang dari Bandara Banyuwangi

Lebaran 2026, 7.175 Penumpang Diprediksi Terbang dari Bandara Banyuwangi

Eka Rimawati - detikJatim
Senin, 16 Mar 2026 09:30 WIB
Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi
Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi/Foto: Eka Rimawati/detikJatim
Banyuwangi -

Bandara Internasional Blimbingsari Banyuwangi mengoperasikan posko terpadu mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk mudik Lebaran Idul Fitri. Posko ini disiapkan untuk melayani 7.175 penumpang yang diproyeksikan melintas melalui Bandara Internasional Blimbingsari Banyuwangi.

General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi menyebutkan, selama 18 hari periode Posko Lebaran 2026, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran, yakni 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026.

"Bandara Internasional Banyuwangi memproyeksikan akan melayani sebanyak 7.175 penumpang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret dengan 532 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi pada Minggu, 29 Maret dengan 576 penumpang," jelas Mohammad Holik, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Holik menegaskan, selama periode angkutan Lebaran sebanyak 66 personel akan bertugas di posko. Jumlah tersebut terdiri dari 30 personel internal bandara dan 36 personel eksternal dari unsur TNI/Polri, BMKG, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan.

ADVERTISEMENT

Untuk memastikan pelayanan bandara berjalan optimal, sebelum aktivasi posko, Bandara Blimbingsari telah melaksanakan ramp check terhadap kendaraan dan peralatan ground handling di area operasional bandara.

Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah peralatan operasional seperti baggage towing tractor, baggage car, towing bar, dan conveyor belt. Ramp check ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan dan peralatan ground handling berada dalam kondisi laik operasi, memenuhi standar keselamatan, serta siap mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode Lebaran 2026.

"Kami telah menggelar ramp check, dan melakukan optimalisasi fasilitas sisi udara (airside) dan sisi darat (landside), peningkatan pengawasan keamanan dan keselamatan penerbangan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan meliputi maskapai, TNI/Polri, AirNav Indonesia, perusahaan ground handling, serta instansi terkait lainnya," jelas Holik lebih lanjut.

Seluruh kesiapan tersebut, menurut Holik, menjadi bagian dari dukungan Bandara Blimbingsari terhadap peningkatan mobilitas masyarakat sesuai standar operasional serta prinsip service excellence. Adapun rute penerbangan yang dilayani meliputi Banyuwangi-Jakarta, Banyuwangi-Surabaya, Banyuwangi-Lombok, dan sebaliknya.



(abq/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads