Gubernur Khofifah Didampingi Bupati Gus Yani Cek Pasar Murah di Gresik

Gubernur Khofifah Didampingi Bupati Gus Yani Cek Pasar Murah di Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Jumat, 13 Mar 2026 20:45 WIB
Bupati Gresik Gus Yani dampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengecek pelaksanaan pasar murah di Gresik.
Bupati Gresik Gus Yani dampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengecek pelaksanaan pasar murah di Gresik. (Foto: Istimewa/dok. Pemkab Gresik)
Gresik -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau pelaksanaan pasar murah di Pudak Galeri Gresik, Jumat (13/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga menyalurkan bantuan sosial dan program pemberdayaan kepada masyarakat Kabupaten Gresik dengan total nilai Rp 7,6 miliar.

Kegiatan itu merupakan rangkaian agenda Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pendopo Alun-Alun Gresik. Program tersebut menyasar kelompok rentan, pilar sosial, hingga desa penerima program pemberdayaan.

Berbagai bantuan yang disalurkan meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Bantuan Sosial PKH Plus bagi lansia, bantuan sosial kemiskinan ekstrem, hingga bantuan operasional bagi pendamping PKH Plus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan zakat produktif, tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta bantuan pemeliharaan jalan berupa 250 drum aspal.

Berdasarkan rekapitulasi bantuan sosial, BOP atau tali asih pilar sosial, serta bantuan lainnya tahun 2026 untuk Kabupaten Gresik, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 7.607.800.000.

ADVERTISEMENT

Jumlah tersebut terdiri dari bantuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 3.445.900.000, BUMD Provinsi Jawa Timur Rp 25.000.000, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur Rp 736.900.000, serta Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp 3.400.000.000.

Rincian bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur antara lain PKH Plus bagi 1.202 keluarga senilai Rp 2.404.000.000, bantuan sosial kemiskinan ekstrem untuk 116 jiwa sebesar Rp 174.000.000, serta bantuan sosial penyandang disabilitas bagi 136 jiwa dengan total Rp 489.600.000.

Selain itu terdapat bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp 3.000.000, bantuan permakanan LKS LU sebesar Rp 128.100.000 untuk 28 jiwa, serta BOP dan tali asih bagi pilar sosial sebesar Rp 247.200.000 untuk 118 penerima.

Gus Yani menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Gresik. Apalagi bantuan tersebut disalurkan di bulan Ramadan.

"Di bulan yang penuh berkah ini, alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi bersama Ibu Gubernur Jawa Timur. Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat Kabupaten Gresik, kami menerima program-program bantuan ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia," ujar Yani.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memperkuat program yang lebih dekat dengan kebutuhan warga hingga tingkat desa.

"Kami meyakini bantuan sosial ini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat. Skema seperti ini juga sangat baik dan bisa kami adaptasi menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Gresik, misalnya melalui kunjungan ke desa-desa dengan membawa stimulan dan intervensi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Sementara, Gubernur Khofifah mengatakan, pasar murah digelar untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau. Terlebih lagi Hari Raya Idul Fitri tinggal sepekan lagi.

"Kita ingin memastikan stabilisasi harga, pengendalian inflasi, dan memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun harganya," ujar Khofifah.

Ia juga memastikan stok pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman menjelang Lebaran.

"Kita memiliki stok yang aman untuk persiapan menjelang Idulfitri. Sekarang yang perlu dipastikan adalah distribusinya dapat berjalan lancar," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads