Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Arjosari, Kota Malang, diprediksi terjadi selama dua hari. Yakni pada 17 Maret hingga 18 Maret 2026 atau H-3 Idul Fitri 1447 H.
Meski menjadi puncak kepadatan, jumlah penumpang tahun ini diproyeksikan justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari, Mega Perwira Donowati menyebut, pada puncak arus mudik nanti, Terminal Arjosari diperkirakan akan diserbu sekitar 4.000 hingga 4.500 penumpang per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka ini memang meningkat dari rata-rata harian normal yang berada di kisaran 3.500 hingga 3.700 orang. Namun, jika disandingkan dengan data tahun 2025, trennya justru melandai.
"Puncak arus mudik terjadi pada 17 Maret dan 18 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik pada 24 Maret 2026," kata Mega kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Menurut Mega, jika dibandingkan dengan volume harian penumpang saat puncak arus mudik 2025, angka proyeksi penumpang pada 2026 mengalami penurunan sekitar 14,29 persen hingga 33,33 persen.
Pasalnya, saat puncak arus mudik Lebaran tahun lalu, jumlah penumpang yang memadati Terminal Arjosari sekitar 6 ribu orang sampai 7 ribu orang.
Mega menjelaskan penurunan volume penumpang, salah satunya disebabkan karena Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang berdekatan dengan perayaan Tahun Baru 2026.
Apabila dihitung, maka Hari Raya Idul Fitri tahun ini berlangsung kurun waktu sekitar 2,5 bulan dari perayaan Tahun Baru 2026. Selain itu, momen Lebaran juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
"Momen yang berdekatan ini mempengaruhi jumlah penumpang di Terminal Arjosari saat mudik nanti," katanya.
Penurunan jumlah penumpang di Terminal Arjosari juga sesuai dengan penurunan angka mobilitas kendaraan bermotor ke wilayah Kota Malang sebesar 1,75 persen.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Malang, pada periode mudik 2025 angka masuk kendaraan bermotor ke wilayah setempat sejumlah 276.726 unit dan kendaraan keluar mencapai 276.938 unit.
Sedangkan, pada periode mudik 2026 jumlah kendaraan yang diperkirakan akan melintas masuk Kota Malang sejumlah 271.883 unit dan kendaraan melintas keluar sebanyak 271.092 unit.
Meski demikian, Mega menyampaikan telah melakukan segala persiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku perjalanan. Di antaranya menambah jumlah kursi tunggu bagi penumpang serta tenda menuju shelter guna mengantisipasi saat hujan.
"Kami sudah ada ruang tunggu yang nyaman, petugas akan siaga 24 jam dan ada perbantuan tim dari Jembatan Timbang Singosari dan TNI," ungkap Mega.
(auh/hil)











































