Kemacetan panjang terjadi di jalur perbatasan Sidoarjo-Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Waru arah Surabaya, Sabtu (7/3). Antrean kendaraan bahkan mengular hingga kawasan Flyover Aloha.
Informasi yang dihimpun, kemacetan mulai terjadi sejak Sabtu (7/3) siang. Kepadatan terlihat di jalur dari Jalan Raya Surabaya-Malang hingga ke Jalan Letjen S Parman, sampai Jalan Raya Waru di kawasan Bundaran Waru.
Pantauan detikJatim hingga Sabtu (7/3) sore, ekor kemacetan bahkan mencapai kawasan Flyover Aloha. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus melaju perlahan karena antrean yang cukup panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncak kemacetan terjadi di sekitar Terminal Purabaya. Kepadatan dipicu beberapa bus yang berhenti di sekitar pintu keluar terminal. Sementara itu, jalur di kawasan pintu keluar bus Terminal Purabaya juga masih dalam masa perbaikan.
Salah satu pengendara mobil, Ahmad (27), mengaku perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit menjadi jauh lebih lama.
"Biasanya dari Aloha ke Waru sebentar saja, ini tadi hampir 45 menit karena macetnya panjang," ujar Ahmad kepada detikJatim, Sabtu (7/3/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan pengendara motor, Putri (23). Ia mengatakan kemacetan membuat laju kendaraan sangat lambat. Apalagi banyak kendaraan besar seperti truk.
"Pas dekat terminal malah makin macet karena banyak bus berhenti, tapi ada petugas di lokasi yang bantu mengarahkan busnya supaya gak berhenti terlalu lama," kata Rina.
Memasuki kawasan Bundaran Waru, arus lalu lintas mulai berangsur terurai. Kendaraan dari arah Sidoarjo menuju Surabaya tampak kembali bergerak lebih lancar.
Sebelumnya, perbaikan jalan berlubang di kawasan pintu keluar bus AKAP dan AKDP Terminal Bungurasih mulai dikerjakan sejak Minggu (1/3). Perbaikan dilakukan dengan metode pengecoran dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tujuh hari.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari catatan Komisi V saat kunjungan pada Jumat (27/2/2026). Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Verie Sugiharto mengatakan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Surabaya sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo serta Satlantas Polresta Sidoarjo untuk pengaturan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
"Mulai Minggu sore pukul 15.00 WIB bagian jalan yang berlubang kami tutup total karena dicor, bukan diaspal. Target pengerjaan sekitar satu minggu, Insyaallah sebelum tanggal 7 Maret sudah selesai," ujar Verie di lokasi.
Namun dari pantauan di lokasi, hingga Sabtu (7/3) sore ini, pengerjaan jalan belum rampung dan masih terus dilakukan.
(auh/hil)











































