Macet horor melanda jalur Surabaya menuju Sidoarjo jelang akhir pekan, Jumat (6/3/2026). Antrean kendaraan mengular panjang setelah tiga tiang listrik dan sebuah papan reklame roboh di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman.
Tiga tiang listrik dan sebuah papan reklame ini roboh hingga menutup sebagian ruas jalan. Akibatnya arus kendaraan tersendat dan antrean kendaraan merembet hingga Jalan Ahmad Yani Surabaya serta sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Heri Nurcahyo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. Tiang listrik roboh diduga akibat hujan deras disertai angin kencang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada tiga tiang listrik yang roboh akibat hujan deras dan angin kencang. Tiang tersebut jatuh ke badan jalan sehingga menutup akses kendaraan," kata Heri Nurcahyo kepada detikJatim.
Kondisi itu membuat arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Mojokerto maupun sebaliknya mengalami kepadatan cukup parah. Polisi bersama anggota Polsek Taman langsung turun ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas saat itu melakukan penanganan di lokasi agar jalur tersebut dapat kembali dilalui kendaraan secara normal.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan memotong tiang listrik dan baliho agar bisa dipindahkan dari badan jalan.
"Tiang listrik yang jatuh bersama baliho sudah berhasil dievakuasi oleh instansi terkait. Kami melakukan evakuasi dengan cara dipotong-potong agar bisa segera dipindahkan dari badan jalan," ujar Yudhi saat dikonfirmasi detikJatim melalui telepon selulernya, Jumat (6/3/2026).
Setelah proses evakuasi dilakukan, petugas membuka satu jalur terlebih dahulu untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Hingga pukul 18.25 WIB, situasi lalu lintas di lokasi kejadian mulai berangsur normal setelah tiang listrik yang roboh berhasil dipindahkan.
Namun dampak kemacetan masih terasa hingga malam hari. Antrean kendaraan dilaporkan mengular dari Bundaran Waru hingga kawasan Gedangan, Sidoarjo.
Arus lalu lintas di Jalan Raya Surabaya-Malang dari Gedangan menuju Jalan Letjen S. Parman Waru padat. Sementara dari Jalan Letjen S. Parman hingga arah Bundaran Waru macet total.
Kondisi serupa juga terjadi dari arah Bundaran Waru menuju Sidoarjo yang hanya bisa bergerak sangat pelan. Kemacetan semakin parah karena banyak kendaraan berat seperti truk yang melintas pada malam hari.
Salah seorang pengendara, Erald (30), mengaku terjebak macet hingga dua jam saat perjalanan pulang dari Surabaya.
"Ini sudah dua jam di jalan. Berangkat dari Surabaya jam 20.00 WIB, sekarang jam 22.10 WIB masih di perempatan Gedangan," kata Erald kepada detikJatim, Jumat (6/3/2026).
Ia mengatakan, masih membutuhkan waktu sekitar 15 menit lagi untuk sampai ke rumahnya di kawasan Sukodono, Sidoarjo.
