Setiap bulan Ramadhan, durasi puasa di Indonesia kerap menjadi pertanyaan. Pasalnya, Indonesia terbagi ke dalam tiga zona waktu berbeda, yakni WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia Tengah), dan WIT (Waktu Indonesia Timur). Lantas, apakah lama puasa di masing-masing wilayah memiliki perbedaan?
Sebagaimana diketahui, waktu puasa ditentukan sejak Subuh hingga Maghrib di daerah masing-masing. Meski berada di zona waktu berbeda, durasi puasa di Indonesia ternyata relatif sama, yakni sekitar 13 jam per hari. Perbedaannya hanya terpaut beberapa menit.
Untuk mengetahui detailnya, berikut perbandingan durasi puasa berdasarkan jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI pada 27 Februari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa Lama Durasi Puasa di WIB (Waktu Indonesia Barat)?
Wilayah paling barat Indonesia yang menggunakan WIB adalah Kota Sabang. Berdasarkan jadwal imsakiyah 2026, perkiraan waktu Subuh di Sabang jatuh pada pukul 05.36 WIB, sedangkan Maghrib pada pukul 18.55 WIB.
Artinya, durasi puasa di Sabang mencapai sekitar 13 jam 19 menit. Gambaran ini dapat mewakili wilayah Indonesia bagian barat seperti Sumatera dan Jawa yang berada dalam zona WIB.
Berapa Lama Durasi Puasa di WITA (Waktu Indonesia Tengah)?
Untuk wilayah WITA, Denpasar dapat menjadi contoh representatif. Berdasarkan jadwal imsakiyah 2026, perkiraan waktu Subuh di Denpasar adalah pukul 05.07 WITA dan Maghrib pukul 18.43 WITA.
Dengan demikian, durasi puasa di wilayah WITA mencapai sekitar 13 jam 36 menit. Dari data ini terlihat bahwa lamanya puasa di zona Indonesia Tengah tidak jauh berbeda dibanding wilayah barat.
Berapa Lama Durasi Puasa di WIT (Waktu Indonesia Timur)?
Sementara itu, untuk wilayah WIT, durasi puasa dapat dilihat dari jadwal imsakiyah di Kabupaten Merauke. Perkiraan waktu Subuh di Merauke tercatat pukul 04.26 WIT dan Maghrib pukul 18.03 WIT.
Berdasarkan waktu tersebut, durasi puasa di Merauke mencapai sekitar 13 jam 37 menit. Selisihnya hanya beberapa menit dibandingkan wilayah barat dan tengah Indonesia.
Rata-rata Durasi Puasa di Indonesia Sekitar 13 Jam
Jika dibandingkan dari zona WIB, WITA, hingga WIT, durasi puasa di Indonesia rata-rata berlangsung sekitar 13 jam. Perbedaannya memang ada, tetapi hanya dalam hitungan menit.
Faktor geografis menjadi penyebab utama adanya perbedaan tersebut. Letak lintang dan bujur setiap daerah mempengaruhi waktu terbit dan terbenamnya matahari, sehingga berdampak pada panjangnya waktu puasa.
Meski begitu, umat Islam di Indonesia pada umumnya menjalankan ibadah puasa dengan durasi yang relatif seragam setiap harinya, yakni sekitar 13 jam, baik di wilayah barat, tengah, maupun timur.
Dengan memahami perbedaan durasi puasa di WIB, WITA, dan WIT, masyarakat dapat mengetahui bahwa variasi waktu tersebut tidak terlalu signifikan. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan yang kerap muncul setiap Ramadhan mengenai lama puasa di berbagai daerah Indonesia.
(ihc/irb)











































