Banjir kembali melanda Kabupaten Pasuruan. Kali ini, banjir merendam 11 desa di Kecamatan Winongan, Kecamatan Bangil, dan Kecamatan Gondangwetan. 11 desa ini merupakan lokasi langganan banjir.
Di Kecamatan Winongan, terdapat lima desa yang dilanda banjir. Banjir di Kecamatan Winongan terjadi sejak Senin (2/3/2026) pukul 19.00 WIB disebabkan Sungai Rejoso yang meluap. Banjir terjadi di Desa Bandaran, Desa Winongan Kidul, Desa Winongan Lor, Desa Prodo, dan Desa Menyarik.
Ketinggian banjir rata-rata 40-50 centimeter, namun di beberapa dusun mencapai 80-100 centimeter. Ratusan kepala keluarga terdampak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Kecamatan Bangil, banjir terjadi di Desa Tambakan dan Kelurahan Kalianyar antara 40-50 centineter. Sebanyak 1.331 KK terdampak. Banjir karena luapan drainase dan hujan lokal," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Selasa (3/3/2026) dini hari.
Selain di dua kecamatan di atas, banjir juga terjadi di Kecamatan Gondangwetan karena Sungai Petung meluap. Yakni di Desa Ranggeh, Desa Sekarputih. Desa Pekangkungan dan Kelurahan Gondangwetan. 320 KK terdampak. Selain itu di Desa Sekarputih ada 11 titik tanggul sungai yang jebol.
"Kami langsung menyalurkan bantuan pemakaman dan bantuan darurat lain ke beberapa lokasi," terang Sugeng.
Pihaknya saat ini terus melakukan asesmen untuk memastikan total desa dan KK terdampak serta kerusakan bangunan maupun infrastruktur. "Beberapa lokasi cepat surut dan lokasi lain dimungkinkan baru tergenang," pungkasnya.
(irb/hil)











































