Macet di Surabaya Dampak Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Macet di Surabaya Dampak Pohon Tumbang Saat Hujan Angin

Aprilia Devi, Jihan Navira - detikJatim
Senin, 02 Mar 2026 16:24 WIB
Macet di Surabaya akibat pohon tumban saat hujan angin
Macet di Surabaya akibat pohon tumbang saat hujan angin/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Surabaya membuat sejumlah pohon tumbang. Akibatnya, lalu lintas ikut terhambat hingga macet.

Pantauan detikJatim, kemacetan terjadi di kawasan Jalan Ciliwung, Jalan Diponegoro hingga Jalan Upa Jiwa imbas pohon tumbang. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penanganan. Tampak pohon tumbang berukuran besar yang saat ini dahannya masih dipotong-potong oleh petugas untuk dievakuasi.

Sementara itu, terlihat petugas turut mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan di kawasan Jalan Ciliwung-Jalan Diponegoro, tepatnya di sekitar area traffic light.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Command Center 112 lewat akun resminya juga menyampaikan pohon tumbang turut dilaporkan terjadi di Jalan Arjuna, Jalan Margomulyo, Jalan Gubeng, Jalan Upa Jiwa, Jalan Darmo, dan Jalan Tambaksari.

ADVERTISEMENT

Prakirawan BMKG Juanda Trya Chandta menyampaikan, sore ini kecepatan angin di kawasan Surabaya terpantau di kisaran 39 knot.

"Saat ini cuaca di Jawa Timur dipengaruhi oleh aktivitas MJO, gelombang atmosfer, dan pertemuan angin yang menyebabkan kondisi udara menjadi labil," ujar Trya saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (2/3/2026).

Ia menyebut kondisi ini meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang.

"Terutama saat terbentuk awan hujan tebal," imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat senantiasa waspada dan mengikuti informasi terkini yang disampaikan BMKG Juanda.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang, hujan lebat, banjir, serta dampak lain seperti pohon tumbang dan gangguan aktivitas. Pantau terus informasi cuaca terbaru dari BMKG Juanda," imbaunya.

Macet di Surabaya akibat pohon tumban saat hujan anginMacet di Surabaya akibat pohon tumbang saat hujan angin Foto: Jihan Navira/detikJatim

Pohon Mahoni Tumbang di Jalan Upa Jiwa, Sempat Picu Kemacetan

Sementara itu, pohon tumbang di Jalan Upa Jiwa terjadi sekitar pukul 14.25 WIB. Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, batang pohon melintang di badan jalan sehingga kendaraan dari arah Jalan Bung Tomo tidak bisa melintas. Sejumlah pengendara memilih putar balik, sementara lainnya nekat menerobos lewat sisi pinggir jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kabel listrik di sekitar lokasi ikut tertarik hingga tiang listrik miring kurang lebih 10 derajat karena tersangkut ranting pohon.

Salah satu pengguna jalan, Udin (50), mengatakan sebelum tumbang ia melihat angin kencang di sekitar pohon.

"Saya dari arah Ngagel mau lewat, kelihatan anginnya kencang seperti muter-muter gitu. Terus pohonnya kena, jatuh pelan," kata Udin di lokasi.

Menurutnya, pohon tidak roboh seketika sehingga beberapa pengendara masih sempat nekat melintas sebelum akhirnya batang pohon ambruk ke jalan.

Warga sekitar juga sempat melakukan evakuasi mandiri menggunakan gergaji seadanya sekitar pukul 14.29 WIB. Sekitar pukul 14.53 WIB, sepeda motor dan mobil mulai bisa melintas sebagian jalan setelah sebagian ranting disingkirkan warga.

Sepuluh menit setelah kejadian, laporan oleh salah satu warga sudah dikirim ke layanan darurat 112, namun belum mendapat respons cepat.

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan BPBD Surabaya tiba sekitar pukul 15.00 WIB dengan membawa gergaji mesin untuk memotong batang pohon.

Petugas BPBD Surabaya, Safrideo Nur, menyebut pohon yang tumbang memiliki perkiraan berumur 4 tahun dengan diameter sekitar 15 sentimeter dan tingginya kurang lebih 4 meter. Diduga akar tidak kuat menahan beban karena kondisi tanah yang gembur saat musim hujan.

Sementara itu, Koordinator Perantingan DLH Surabaya, Nanang Iswoyo, mengatakan jumlah pohon tumbang di Surabaya cukup banyak. Sejak awal tahun hingga saat ini tercatat lebih dari 300 kejadian pohon tumbang di Surabaya Selatan.

"Hari ini laporan masuk ke 112 tersebar di beberapa titik seperti Gunungsari, Dinoyo, Tempel Sukorejo, Pucang, Upa Jiwa Ngagel, Kenjeran, Tidar, Rungkut, Jemur Andayani, Pandigiling Timur, dan Taman Surya Ketabang," ujarnya.

Nanang mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang karena berisiko membahayakan keselamatan.

Salah satu warga, Revina Mareta (21), mengaku sudah lama merasa khawatir dengan kondisi pohon tersebut. Sejak pindah ke lokasi pada 2014, ukuran pohon terus membesar dan dalam beberapa tahun terakhir condong ke arah jalan.

"Akar pohon seperti kurang kuat karena berada di dekat selokan. Kalau hujan tanahnya gembur, jadi makin miring, akar-akar sampai muncul keluar. Ranting di atas atap pun banyak," ujar Revina.

Revina menyebut, pohon serupa di depan Gereja seberang juga tumbang sekitar tahun 2025. Oleh karena itu, ia mengaku was-was dengan pohon yang saat ini tumbang.

"Was-wasnya karena pohon itu. Pernah kepikiran juga kalau roboh gimana," pungkas Revina.

Revina berharap ada pemangkasan rutin terhadap pohon-pohon di tepi jalan, terutama yang berada di jalur padat kendaraan, agar kejadian serupa tidak terulang.

Proses evakuasi pohon tumbang di Jalan Upa Jiwa rampung sekitar pukul 15.45 WIB. Setelah batang dan ranting berhasil dipotong serta disingkirkan petugas di pinggir jalan, arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan sudah bisa melintas.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads