Dua petugas pembersih kaca gedung tinggi atau gondola terombang-ambing dan tersangkut tali pelindung saat hujan deras dan angin kencang landa Surabaya. Satu di antaranya tewas dan satu petugas lainnya luka.
Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya M. Rokhim mengatakan, satu pekerja dinyatakan tewas. Sementara satu rekannya terluka saat membersihkan kaca di Apartemen kawasan Surabaya Barat.
"Jadi yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisi masih sadar," kata Rokhim saat ditemui detikJatim di TKP, Senin (2/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang satu ini masih proses menurun dari lantai 25, kondisi MD (Meninggal Dunia)," imbuhnya.
Ia memastikan keduanya berada di satu gondola saat proses evakuasi.
"Satu (gondola), Mas (yang dievakuasi)," ujarnya.
Ia menduga, penyebab insiden tersebut dikarenakan angin kencang. Korban terluka karena terpelanting, kendati telah gunakan alat keselamatan kerja.
"Angin kencang ini. Angin kencang sekali sama hujan tadi ini," tuturnya.
Rokhim mengungkapkan saat ini proses evakuasi dan bantuan medis masih menjadi prioritas. Termasuk menggali penyebab insiden tersebut.
"Ini masih proses ya, jadi untuk penyebabnya nanti. Yang penting kita apa, kita upayakan keselamatan yang korbannya saja dulu," tutupnya.
Dari pantauan detikJatim di lokasi kejadian, sekitar TKP dipadati warga dan pengunjung apartemen. Mereka memadati dan mengabadikan momen tersebut.
Sejumlah petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Pemadam, hingga Kepolisian telah berada di TKP. Hingga kini, proses evakuasi hingga mencari penyebab terjadinya insiden itu masih didalami.
