Polisi Duduk Bareng Ormek dan BEM Wujudkan Jogo Gresik Selama Ramadan

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 13:16 WIB
Polisi duduk bareng BEM dan Ormek Wujudkan Jogo Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Polres Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama Jogo Gresik, terutama saat bulan suci Ramadan. Salah satu yang dilibatkan adalah para mahasiswa. Polisi duduk bareng Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (ormek) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Aula Rupatama Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas kehadiran ormek dan BEM. Ia menegaskan bahwa silaturahmi tersebut menjadi momentum awal memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Silaturahmi ini bertujuan membangun sinergi antara ormek, BEM, dan Polres Gresik agar seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan aman. Kami juga membuka ruang masukan dari teman-teman mahasiswa sebagai corong demokrasi," ujar Ramadhan, Kamis (26/2/2026).

Kapolres berharap organisasi mahasiswa dapat terus bergerak di jalur positif, terarah, serta tidak melanggar hukum. Ia juga mengajak mahasiswa berperan aktif membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Gresik.

Dari kalangan mahasiswa, Ketua HMI Cabang Gresik, Roisyah Zuliyanti, menyambut baik inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap kepemimpinan Kapolres Gresik.

"Mudah-mudahan Gresik selalu kondusif," katanya.

Hal senada disampaikan Dafa Abie, Ketua PMII Cabang Gresik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan kepolisian sesuai peran masing-masing agar jargon "Jogo Gresik" benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Kita berharap komunikasi yang telah terbangun tidak berhenti pada forum silaturahmi seperti ini, tetapi dapat berlanjut secara berkesinambungan melalui dialog dan koordinasi rutin," ucapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ramadhan menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Mahasiswa, kata dia, dapat menyampaikan pengaduan dan masukan melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam maupun jalur komunikasi internal kepolisian.

Ia juga menegaskan kesiapan Polres Gresik menerima kritik secara konstruktif. Menurutnya, mahasiswa merupakan bagian dari pengawas eksternal kepolisian.

"Silakan sampaikan kritik dengan baik dan sopan. Jika ada anggota kami yang bertindak di luar SOP, jangan ragu menyampaikan. Kolaborasi ini penting agar kita bisa saling mengontrol," tegas Ramadhan.

Terkait demonstrasi, Kapolres mempersilakan mahasiswa menyampaikan aspirasi sepanjang sesuai aturan dan demi kepentingan masyarakat.

"Ke depankan komunikasi dan koordinasi dahulu sebelum menyampaikan aspirasi," pungkasnya.



Simak Video "Video Pembuat Aplikasi Matel Viral Diciduk Polisi, Diduga Sebar Data Pribadi"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork