Belasan Rumah Warga di Malang Rusak Diterjang Hujan Campur Angin

Belasan Rumah Warga di Malang Rusak Diterjang Hujan Campur Angin

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 23 Feb 2026 20:58 WIB
Rumah warga di Bantur Malang rusak setelah diterjang hujan campur angin
Rumah warga di Bantur Malang rusak setelah diterjang hujan campur angin (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Malang pada Senin sore (23/02/2026). Belasan rumah warga di Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur rusak diterjang hujan disertai angin kencang.

Hujan dengan intensitas sedang hingga deras terjadi sejak sore hari. Kerusakan cukup serius terjadi pada bagian teras rumah warga.

Berdasarkan laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan langkah-langkah darurat di lapangan.

ADVERTISEMENT

Angin kencang saat hujan deras diduga menjadi penyebab utama kerusakan. Hingga berita ini diturunkan, tercatat sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan, mayoritas pada bagian struktur teras.

Belasan rumah warga yang terdampak berada di RT55/RW07, Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Selain bangunan, cuaca buruk ini juga mengakibatkan tiga pohon tumbang di area pemukiman. BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Kami langsung berkoordinasi dengan sumber informasi di lokasi dan melaporkan kepada pimpinan pukul 20.10 WIB untuk tindak lanjut pendataan serta bantuan," ujar Sadono Irawan kepada wartawan, Senin malam.

BPBD memperkirakan kerugian materiil sementara akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp 30 juta.

"Saat ini, kebutuhan mendesak warga masih dalam tahap pendataan oleh tim di lapangan, mengingat kondisi cuaca di lokasi masih terpantau hujan ringan," ungkap Sadono.

Warga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim susulan, terutama bagi mereka yang tinggal di area rawan pohon tumbang dan bangunan yang strukturnya rentan.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads